Suara.com - Pelatih Tira Persikabo Igor Kriushenko menyayangkan timnya hanya bisa mencetak satu gol dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2021/22 kontra Madura United, Jumat (3/9/2021), yang berakhir dengan skor 1-1.
"Saya menyayangkan kami hanya mencetak satu gol. Namun, saya juga berterima kasih kepada pemain yang berjuang sampai akhir. Mampu mengejar ketinggalan setelah kami kebobolan," ujar Igor dalam konferensi pers pascalaga virtual, Jumat (3/9) malam seperti dimuat Antara.
Juru taktik asal Belarus itu pun berjanji akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terutama untuk lini depan skuadnya.
Dalam pertandingan kontra Madura United di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang, itu, Tira Persikabo tertinggal 0-1 terlebih dahulu setelah Hugo Gomes melesakkan gol pada menit ke-40.
Tira baru menyamakan kedudukan pada menit ke-66 via gol Ahmad Nurfiandani.
Skuad berjuluk Laskar Padjajaran itu sejatinya memiliki beberapa peluang emas untuk mencetak gol seperti saat percobaan Dimas Drajad menerpa tiang dan Ciro Alves yang gagal menambah skor meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Madura United.
Igor Kriushenko yakin anak-anak asuhnya bisa lebih baik pada laga-laga berikutnya.
Dan, ketika pertandingan berikutnya itu tiba, dia berharap Tira Persikabo bisa menurunkan semua pemain asingnya termasuk penyerang anyar yang saat ini hampir bergabung dengan tim.
Saat bersua Madura, Tira Persikabo hanya diperkuat satu pemain asing yakni Ciro Alves.
Baca Juga: Persela Dihadapkan dengan Dua Masalah Jelang Laga Kontra PSIS
"Semoga Veniamin Shumeiko dan Sergey Pushnyakov bisa menyelesaikan permasalahan terkait administrasi sehingga bisa bermain kembali. Saya juga masih menunggu 'striker' asing kami yang baru," kata Igor.
Gelandang Tira Persikabo Andre Oktaviansyah juga berpandangan senada dengan pelatihnya soal penyelesaian akhir.
"Kami harus memanfaatkan peluang sekecil apapun," tutur Andre.
Hasil 1-1 membuat Tira Persikabo berada di posisi keempat klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan satu poin. Persis di bawah mereka ada Madura United yang mengoleksi poin serupa.
Berita Terkait
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir