Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) memutuskan mundur sebagai tuan rumah Piala Dunia Antarklub 2021 karena situasi COVID-19 di negara itu, kata badan sepak bola dunia (FIFA) pada Kamis (10/9/2021).
Turnamen tahunan tersebut, yang mempertemukan juara dari enam konfederasi global, akan digelar pada bulan Desember.
"FIFA mengonfirmasi bahwa telah diinformasikan hari ini oleh JFA bahwa, karena pandemi COVID-19 dan situasi tuan rumah di negara tersebut, mereka tidak lagi dalam posisi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Antarklub FIFA 2021," demikian sebuah pernyataan FIFA seperti dimuat Antara.
"FIFA ingin mengucapkan terima kasih kepada JFA atas kerja dan komitmen mereka serta berharap untuk kembali ke Jepang di masa depan. Rincian lebih lanjut tentang tuan rumah alternatif untuk Piala Dunia Antarklub FIFA 2021 akan diumumkan oleh FIFA pada waktunya."
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah Jepang pada Kamis secara resmi memutuskan untuk memperpanjang keadaan darurat COVID-19 di banyak bagian negara itu untuk menekan gelombang infeksi baru.
FIFA tahun lalu memilih Jepang sebagai tuan rumah untuk kompetisi tersebut, yang awalnya diikuti oleh tujuh klub.
Jumlah partisipasi Piala Dunia Antarklub kemudian ditambah menjadi 24 tim, yang semula dijadwalkan untuk China pada Juni 2021 sebelum ditunda karena pandemi.
Terakhir kali Jepang menjadi tuan rumah turnamen tersebut adalah tahun 2016.
Baca Juga: Piala Dunia Rencananya Digelar Dua Tahun Sekali, Presiden UEFA Ancam Boikot
Berita Terkait
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanduk Malvinas Jadi Sorotan
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi
-
5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah