Suara.com - Pelatih Bhayangkara Solo FC, Paul Munster menyalahkan wasit setelah timnya bermain imbang 1-1 dengan Arema FC dalam laga pekan kedua Liga 1 Indonesia 2021-2022, di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/9/2021) malam.
Dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan, Munster mengatakan bahwa skuad berjuluk The Guardian itu seharusnya berhak atas tiga poin.
"Saya kecewa dengan keputusan perangkat pertandingan. Saya setuju ketika gol Eze (Ezechiel N'Douasel-red) dianulir, juga tak masalah dengan kartu merah Ichsan (TM Ichsan-red). Namun wasit seharusnya memutuskan gol Arema itu offside," ujar juru taktik asal Irlandia Utara itu seperti dimuat Antara.
Pada laga tersebut, Arema FC menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Dendi Santoso pada menit ke-72. Bhayangkara Solo FC memimpin terlebih dahulu berkat gol Ezechiel N'Douasel (65').
Adapun yang dinilai Munster sebagai offside adalah posisi penyerang Arema, Carlos Fortes sebelum gol terjadi. Carlos menyundul bola ke gawang, kemudian ditepis kiper Bhayangkara Awan Setho, lalu bola pantul diselesaikan menjadi gol oleh Dendi.
Menurut Munster, performa wasit mencoreng penampilan anak-anak asuhnya yang dianggapnya bermain bagus sejak menit pertama.
"Para pemain menjalankan rencana dengan baik. Mereka memberikan apa yang saya minta di lapangan. Hanya saja, keputusan wasit mengacaukannya," kata pelatih berusia 39 tahun itu.
Gelandang Bhayangkara Solo FC Adam Alis juga menyesalkan keputusan wasit dalam laga tersebut.
Adam pun berharap perangkat pertandingan dapat bekerja lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Madura United dan PSM Makassar Berbagi Poin di Stadion Madya
"Kami seharusnya mendapatkan poin maksimal. Akan tetapi, inilah sepakbola. Saya berharap ofisial lebih baik lagi memimpin pertandingan. Kami pun mesti fokus ke depan," tutur pemain Timnas Indonesia itu.
Bhayangkara Solo FC yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-78, akhirnya harus puas dengan hasil seri 1-1 lawan Arema FC.
Adapun kartu merah diberikan kepada gelandang Bhayangkara TM Ichsan setelah memperoleh dua kartu kuning.
Ezechiel sebenarnya membuat gol kedua untuk Bhayangkara pada menit ke-68 tetapi dianulir wasit karena dia dalam posisi offside.
Hasil tersebut membuat Bhayangkara FC menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan koleksi 4 poin. Adapun Arema FC yang mengoleksi 2 poin berada di peringkat ke-11.
Berita Terkait
-
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Seperti Apa Watak Weton Jumat Kliwon? Ini Sifat dan Keistimewaannya Menurut Primbon
-
Bukan Sekadar Angka, Ini Arti Penting Masuknya BRI di Jajaran Elite Perbankan Dunia
-
Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Keluarga Terdakwa Korupsi Tuntut Kesetaraan di Depan Hukum
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!
-
Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak Bisa Berujung Resistensi Publik
-
Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Bawa Misi Zero Tolerance Korupsi
-
Review Ghost Buzzer: Horor Keluarga yang Nyaris Punah di Indonesia
-
5 Tips Menata Pintu Utama Rumah Sesuai Feng Shui dan Meningkatkan Energi Positif
-
Peran Guru Tak Lagi Sekadar Mengajar, Kini Ikut Bentuk Kebiasaan Finansial Siswa
-
5 Langkah Mudah Merawat Jam Tangan Stainless Steel, Biar Tetap Kinclong