Suara.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menganggap timnya bukan kandidat juara Liga Champions 2021/2022. Dia cuma menargetkan Si Nyonya Tua untuk bisa melangkah minimal ke delapan besar.
Dalam tujuh tahun terakhir Juventus dibantu Massimiliano Allegri mencapai dua partai final Liga Champions di periode tenor pertamanya, tetapi dua musim terakhir mereka selalu terhenti di babak 16 besar.
Juventus akan mengawali penampilan mereka di Grup H Liga Champions dengan bertandang ke Swedia menghadapi Malmo FF pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB).
"Juventus pernah dianggap unggulan beberapa tahun terakhir karena tampil di dua final itu. Sekarang, setelah berbicara dengan presiden, target kami adalah mencapai delapan besar setelah yang terjadi di dua musim terakhir," kata Allegri dilansir Reuters, Selasa WIB.
"Dan ketika Anda mencapai fase itu, segalanya bisa terjadi. Anda hanya bisa menargetkan jadi juara.
"Kenyataan bahwa kami tidak dianggap unggulan tidak mengubah hasrat kami untuk menjadi juara, itu dua hal yang sama sekali berbeda," ujarnya menambahkan.
Allegri memulai tenor keduanya di Juve dengan buruk tanpa satu kemenangan pun di tiga pertandingan awal musim Liga Italia.
Hasil-hasil itu terjadi pasca kepergian sang mega bintang Cristiano Ronaldo, yang memutuskan kembali ke Manchester United musim ini.
"Situasi tidak berjalan baik saat ini, kendati mental tim sudah tepat. Tapi kesalahan individual terlalu sering terjadi," katanya.
Baca Juga: Liga Champions Segera Bergulir, Guardiola Puji Komitmen Pemain Manchester City
"Kami harus bisa mencegah situasi bola mati dan mengatasinya bila itu terjadi," ujar Allegri melengkapi.
Juve terbang ke Swedia tanpa Federico Chiesa dan Federico Bernardeschi yang dikonfirmasi Allegri masih menderita cedera, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Solskjaer, Bawa Manchester United Juara Liga Champions
-
Chelsea vs Zenit Saint Petersburg: The Blues Minus Kante dan Pulisic
-
Sir Alex Ferguson Ungkap Perannya Cegah Ronaldo Gabung Manchester City
-
Liverpool vs AC Milan: Mohamed Salah Momok Paling Menakutkan buat Rossoneri
-
Curhat Pemain Manchester United, Takut Makan Junk Food Gegara Ronaldo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah