Suara.com - Sebagai klub papan atas, Barcelona kerap mendatangkan pemain berlabel bintang. Meski demikian, karier beberapa pesepak bola berstatus bintang tersebut justru meredup setelah merapat ke Barcelona.
Layaknya klub-klub besar lain, Barcelona tergolong royal dalam membeli pemain di bursa transfer. Bahkan, Blaugrana tak segan mengeluarkan uang hingga triliunan rupiah demi mendapatkan satu pemain.
Sederet bintang papan atas pun banyak didatangkan Barcelona hampir di setiap tahunnya. Sebagian pemain bintang tersebut ada yang berhasil dan langsung membawa Blaugrana berjaya, dan ada pula yang gagal bersinar.
Lantas, siapa saja pemain berlabel bintang yang meredup usai membela Barcelona?
1. Philippe Coutinho
Philippe Coutinho menjadi salah satu pemain berlabel bintang yang diboyong Barcelona. Tak tanggung-tanggung, mahar 120 juta euro dikeluarkan Blaugrana untuknya.
Besarnya mahar tersebut diberikan Barcelona setelah melihat penampilan apik Coutinho bersama Liverpool. Memang pemain asal Brasil ini merupakan tulang punggung The Reds sejak 2013.
Sayangnya transfer mahal ini menjadi mimpi buruk bagi Barcelona dan Coutinho sendiri. Bagi Blaugrana, transfer ini tak berhasil karena sang pemain melempem dan sering dibekap cedera.
Sedangkan bagi Coutinho, transfer tersebut membuat pamornya meredup. Kendati sempat dipinjamkan ke Bayern Munich, nyatanya status bintangnya urung kembali sehingga ia dicap sebagai pembelian gagal Barcelona.
Baca Juga: Viral Potret Jordi Alba Kelelahan, Ternyata Main Sambil Nahan Sakit
2. Antoine Griezmann
Sama seperti Coutinho, Griezmann diboyong dengan mahar fantastis yakni lebih dari 100 juta euro dari Atletico Madrid pada 2019 silam.
Griezmann didatangkan karena pamor dan penampilan yang ia miliki bersama Atletico Madrid. Barcelona menganggap, ia akan menjadi tambahan kekuatan untuk skuatnya saat itu.
Sayangnya, pamor Griezmann seketika meredup usai bergabung dengan Barcelona. Status kebintangannya tertutupi oleh pamor Lionel Messi.
Bahkan, saat ini Griezmann malah dilepas Barcelona dengan status pinjaman ke Atletico Madrid dengan opsi pembelian secara permanen yang jauh lebih murah dari harga beli Blaugrana.
3. Miralem Pjanic
Berita Terkait
-
Juwensley Onstein Pamer Berada di Nou Camp Barcelona, Benarkah Ia Keturunan Indonesia?
-
Real Madrid Dibobol Kiper Benfica di Liga Champions, Pelatih Barcelona Ikut Berkomentar
-
Viral! Setelah Kebanjiran, Camp Nou Jadi Sarang Tikus, Stadion Barcelona Jadi Olok-olok
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Selangkah Lagi ke Barcelona, Juwensley Onstein Bisa Dibujuk John Herdman Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya