Bola / bola-dunia
Rully Fauzi
Pemain serbabisa Barcelona, Sergi Roberto (kanan) tampil pada laga Liga Champions kontra Bayern Munich di Camp Nou, Rabu (15/9/2021) dini hari WIB. [LLUIS GENE / AFP]

Suara.com - Bek veteran Barcelona, Gerard Pique mengakui bahwa dia "sedih" mendengar ejekan yang ditujukan kepada rekan setimnya, Sergi Roberto, selama pertandingan grup Liga Champions 2021/2022 lawan Bayer Munich, yang berakhir dengan kekalahan telak  0-3 Barca di Camp Nou.

Para suporter Barcelona di Camp Nou mulai mengejek Sergi Roberto saat ia kesulitan menjalankan perannya sebagai bek sayap. Ia lantas mendapatkan sambutan buruk ketika digantikan pada menit ke-59.

Usai pertandingan tersebut, Pique turun tangan untuk membela Roberto dengan menyebut bahwa pemain serbabisa itu sering bermain di luar posisi aslinya, yaitu gelandang tengah.

"Ini sangat menyakitkan bagi saya secara pribadi karena saya mengenalnya (Roberto). Diejek suporter sendiri, ini membuat saya sangat sedih. Dia manusia yang baik dan dia mencintai klub ini lebih dari siapa pun," tutur Pique kepada Movistar, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga: Kelaikan Manchester United di Liga Champions yang Kembali Dipertanyakan

"Saya juga ingin mengingatkan orang bahwa dia sebenarnya bukanlah seorang bek sayap, meski dia dikenal sebagai pemain serbabisa. Dia pemain tengah, seorang gelandang. Dia berkorban untuk memainkan posisi ini dan dia melakukannya dengan fenomenal berkali-kali," celoteh bek tengah berusia 34 tahun itu.

Bek Barcelona, Gerard Pique. [Pau BARRENA / AFP]

"Sangat menyakitkan melihatnya diejek, tetapi orang-orang bebas untuk menyuarakan pendapat mereka. Seluruh pemain di tim memang bermain buruk. Namun bila Anda bertanya kepada saya secara pribadi, itu sangat menyakitkan," ucap Pique.

Hasil ini sendiri membuat Barcelona telah kalah dalam tiga pertandingan kandang terakhirnya secara beruntun di kompetisi Eropa, untuk pertama kalinya dalam sejarah klub!

Selisih gol dalam tiga kekalahan itu juga amat miris, yakni hanya mencetak satu gol dan kebobolan 10 gol!

Selain itu, Barcelona gagal mencatatkan tembakan on target untuk pertama kalinya dalam Liga Champions, setidaknya sejak musim 2003/2004 silam!

Baca Juga: Prediksi Club Brugge vs PSG: Panggung Lionel Messi

Komentar