Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Gelandang Liverpool, Jordan Henderson (tengah) melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya setelah mencetak gol ketiga timnya ke gawang AC Milan dalam laga pekan pertama Grup B Liga Champions antara Liverpool vs AC Milan di Anfield, Inggris pada 15 September 2021. Paul ELLIS / AFP.

Suara.com - Liverpool keluar sebagai pemenang dalam laga sengit kontra AC Milan di matchday pertama Grup B Liga Champions 2021/2022, Kamis (16//9/2021) dini hari WIB.

Bermain di Stadion Anfield, Liverpool dan Milan sama-sama memberi perlawanan sengit, sebelum akhirnya The Reds keluar sebagai menenang dengan skor 3-2.

Liverpool unggul lebih dulu setelah Fukayo Tomori melakukan gol bunuh diri. Namun, pasukan Jurgen Klopp justru berbalik tertinggal pasca dibobol dua gol cepat Ante Rebic dan Brahim Diaz di penghujung babak pertama.

Raksasa Inggris kemudian bangkit untuk menyamakan kedudukan lewat gol Mohamed Salah pada menit ke-49 dan berbalik menang lewat Jordan Henderson 21 menit jelang waktu normal berakhir.

Baca Juga: Kelaikan Manchester United di Liga Champions yang Kembali Dipertanyakan

Liverpool sementara memuncaki klasemen Grup B dengan raihan tiga poin di atas Atletico Madrid dan Porto yang main imbang di laga lain, sedangkan Milan jadi juru kunci tanpa poin, demikian catatan laman resmi UEFA.

Pertandingan ini merupakan pertemuan ketiga kedua tim di Eropa, di mana terakhir kali terjadi di dua partai final Liga Champions yang dimenangi Liverpool pada 2005 dan Milan membalas dua tahun berselang.

Sajian babak pertama memenuhi reputasi dua tim yang akrab lewat pertemuan di dua final Liga Champions itu, dengan tuan rumah menguasai nyaris 30 menit awal tapi Milan mampu menjawabnya lewat penampilan di menit-menit akhir.

Liverpool unggul cepat ketika Trent Alexander-Arnold lolos dari kawalan Rafael Leao untuk menggiring bola sodoran Mohamed Salah. Alexander-Arnold berusaha melepaskan umpan tarik tapi hadangan Tomori malah membuat bola berbelok ke dalam gawang Milan memberi keunggulan bagi tuan rumah pada menit kesembilan.

Empat menit kemudian Liverpool mendapat hadiah tendangan penalti ketika bola sepakan Andy Robertson mengenali lengan Ismael Bennacer, sayangnya eksekusi Salah bisa dimentahkan oleh kiper Mike Maignan.

Baca Juga: Tumbang di Camp Nou, Ini Daftar Kekalahan Memalukan Barcelona dari Bayern Munich

Ini menjadi kali kedua Salah gagal mengkonversi tendangan penalti dalam 19 kesempatan bersama Liverpool. Terakhir ia gagal dalam pertandingan Liga Inggris melawan Huddersfield Town pada Oktober 2017.

Sesudah mementahkan penalti itu, Maignan melakukan setidaknya dua penyelamatan apik lagi demi menggagalkan peluang berbahaya Liverpool yang diciptakan oleh tembakan melengkung Salah dan sundulan Joel Matip.

Pada menit ke-42 keadaan berubah ketika lini belakang Liverpool gagal mengantisipasi serangan rapih para pemain Milan diakhiri umpan sodoran Leao yang diselesaikan dengan sempurna oleh Rebic demi memperdaya kiper Alisson Becker dan membuat kedudukan imbang.

Seperti terkejut dengan gol tersebut pertahanan tuan rumah mengendur dan Theo Hernandez melepaskan tembakan yang sempat dihentikan Robertson sebelum melewati garis gawang, tetapi Diaz berada di posisi terdepan untuk menyergap bola demi membawa Milan berbalik unggul 2-1 atas Liverpool semenit jelang turun minum.

Memasuki babak kedua dalam keadaan unggul, Simon Kjaer sempat menjebol gawang tuan rumah lagi saat permainan lanjutan belum genap berusia semenit tetapi hakim garis mengangkat bendera pertanda offside dan gol segera dianulir.

Dua menit kemudian, Salah membayar lunas kegagalannya mengkonversi tendangan penalti saat ia menuntaskan kerja sama umpan satu dua bersama Divock Origi dengan tembakan ke pojok tiang jauh. VAR sempat meninjau sejenak gol tersebut sebelum disahkan dan mengubah kedudukan jadi 2-2.

Milan kemudian kembali berada di bawah tekanan tuan rumah yang bernafsu untuk merestorasi keunggulan mereka hingga hal itu betul-betul terjadi lewat gol Henderson pada menit ke-69.

Berawal dari sepak pojok Alexander-Arnold yang tak diantisipasi sempurna Bennacer, Henderson seperti kerasukan Steven Gerrard dan langsung menyambar bola untuk melesakkannya membawa Liverpool unggul kembali 3-2.

Sebagaimana mereka perlihatkan di babak pertama, Milan kembali berusaha mencari gol pada menit-menit akhir paruh kedua, tapi kali ini upaya mereka tak membuahkan hasil dan skor 3-2 bagi Liverpool bertahan hingga peluit bubaran.

Kedua memainkan pertandingan kedua masing-masing pada 28 September nanti, saat Milan menjamu Atletico Madrid di San Siro dan Liverpool bertandang ke Dragao menghadapi Porto, demikian dilansir dari Antara.

Komentar