Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Striker Liverpool asal Portugal Diogo Jota (tengah) bersaing dengan bek AC Milan asal Inggris Fikayo Tomori (kiri) selama matchday pertama Grup B Liga Champions di Anfield, pada 15 September 2021. Paul ELLIS / AFP.

Suara.com - AC Milan kena comeback Liverpool dalam matchday pertama Grup B Liga Champions 2021/2022, Kamis (15/9/2021). Hal itu nyatanya bukan kali pertama bagi Rossoneri.

AC Milan menjalani debut di Liga Champions pasca absen tujuh musim beruntun dengan bertandang ke markas Liverpool di Anfield.

Tim asuhan Stefano Pioli pada awalnya mampu tampil baik dalam laga ini. Setelah tertinggal satu gol karena bunuh diri Fukayo Tomori, Milan mampu membalikan keadaan lewat dua gol cepat Ante Rebic dan Brahim Diaz dipenghujung babak pertama.

Namun, memasuki babak kedua, AC Milan gagal membendung dominasi Liverpool. Mereka pada akhirnya kebobolan dua gol oleh Mohamed Salah (49') dan Jordan Henderson (69'), hingga berbalik kalah 2-3.

Baca Juga: Diwarnai Mo Salah Gagal Penalti, Liverpool Bungkam AC Milan dengan Skor Ketat

Kena comeback dan kalah dari Liverpool bukan kali pertama dialami Milan. Pada pertemuan pertama di final Liga Champions 2004/05, Rossoneri juga mengalami hal yang sama.

Dalam pertandingan di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki, Milan sudah unggul 3-0 lebih dulu di babak pertama.

Namun memasuki babak kedua, Liverpool bangkit dengan mencetak tiga gol lewat Steven Gerrard (54'), Vladimir Smicer (56'), dan Xabi Alonso (60').

Skor 3-3 berakhir hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir. Di babak penalti, Milan pada akhirnya kalah 2-3.

Dalam kekalahan teranyar, pelatih Milan, Stefano Pioli mengakui timnya membuat kesalahan hingga gagal memanfaatkan keunggulan yang berujung hilangnya tiga poin.

Baca Juga: Minim Peluang, Atletico Madrid vs Porto Berakhir Imbang

“Kami mampu membalikkan keadaan dan penyesalan sebenarnya adalah dua gol yang kami kebobolan di babak kedua. Selain kualitas Liverpool, kami juga melakukan kesalahan pada dua gol tersebut," kata Stefano Pioli dikutip dari Football-Italia, Kamis (16/9/2021).

"Mudah-mudahan, di masa depan kami akan menghadapi tim dengan kualitas yang sedikit kurang dan tidak akan kebobolan dalam situasi seperti itu," tambahnya.

Itu adalah pertandingan pertama Milan di Liga Champions selama tujuh tahun dan pertandingan pertama mereka dimainkan di Anfield dalam suasana yang hangat.

"Itu adalah pertandingan sepak bola yang sangat bagus, sayang sekali kami kalah, karena awal yang kuat di sini akan sangat penting," pungkas Pioli.

Komentar