Suara.com - Mohamed Salah jadi bintang saat Liverpool mengalahkan AC Milan berkat torehan satu golnya pada matchday pertama Grup B Liga Champions, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB. Usai laga, ia melakukan recovery atau pemulihan tubuh dengan cara ekstrem.
Liverpool susah payah saat mengalahkan AC Milan dengan skor 3-2. Dalam laga itu, Liverpool sempat unggul cepat di menit ke-9 berkat gol bunuh diri Fikayo Tomori.
Anak asuh Jurgen Klopp memegang kendali permainan di sepanjang babak pertama. Akan tetapi, AC Milan kemudian membuat kejutan sebelum turun minum.
Rossoneri secara mengejutkan bisa membalikkan keadaan menjadi 2-1 dalam tempo tiga menit. Ante Rebic awalnya berhasil menjebol gawang Alisson Becker.
Tak lama berselang, Brahim Diaz sukses menggandakan keunggulan AC Milan yang memanfaatkan celah lini belakang Liverpool karena asyik menyerang.
Kendati demikian, Liverpool bisa membalasnya di babak kedua. Mo Salah mencetak gol saat babak kedua baru berjalan tiga menit. Lalu, Jordan Henderson mencetak gol kemenangan lewat tendangan dari luar kotak penalti.
Pasca-laga tersebut, tentu para pemain harus menjalani pemulihan, termasuk Mo Salah yang bermain lebih dari 80 menit sebelum digantikan Olex Chamberlain.
Namun, recovery Salah kemudian menjadi sorotan karena dilakukan di waktu dini hari. Menyadur laporan Dailystar pada Jumat (17/9/2021), Salah nampaknya masih terjaga sampai pukul 3 dini hari dan memilih untuk berendam di kolam renang.
Sebelumnya pernah ada sebuah laporan yang menyebut bahwa seorang pemain akan susah tidur usai laga yang digelar malam hari. Nah, tampaknya Mo Salah menghadapi hal demikian dan lebih memilih berendam di kolam renang ketika dini hari ketimbang tidur.
Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Crystal Palace di Liga Inggris, 18 September 2021
Sementara itu, berkat kemenangan ini Liverpool ada di puncak klasemen sementara Grup B Liga Champions 2021/2022, sedangkan AC Milan ada di posisi buncit. Di laga lain, Atletico Madrid yang bertanding melawan Porto hanya berakhir imbang, sehingga mereka berbagi satu poin.
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati