Suara.com - Gelandang muda Indonesia, Syahrian Abimanyu bisa saja mendapat hukuman denda ratusan juta rupiah dari klubnya, Johor Darul Ta’zim, (JDT) andai dirinya menyalahgunakan media sosial.
Kemungkinan hukuman denda tersebut bisa saja diterima Syahrian Abimanyu mengingat adanya aturan mengikat untuk seluruh komponen JDT terkait penggunaan media sosial.
Pemilik JDT, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, belum lama ini mengeluarkan aturan dalam kontrak setiap pemain dan pelatihnya. Aturan ini terkait penggunaan media sosial.
Ia menyebutkan jikalau ada pemain yang menyalahgunakan media sosial, maka akan dikenakan denda senilai 40 ribu Ringgit Malaysia (RM) atau setara dengan Rp139,6 juta.
“Kalau pemain salah gunakan media sosial, denda RM40 ribu dan itu ada dalam kontrak pemain. Sebab kita ada etika kerja,” tutur Tunku Ismail Sultan Ibrahim dikutip dari media Malaysia, Harian Metro.
Selain aturan penggunaan media sosial, Syahrian Abimanyu juga berpotensi mendapat denda sebesar Rp51 juta andai terlambat datang untuk latihan bersama JDT.
“Kalau telat datang ke sesi latihan, denda RM 15 ribu. Tidak ada main-main di JDT. Akhyar Rasyid pernah telat sekali, ia pun mendapat denda,” lanjut Tunku Ismail Sultan Ibrahim.
Menariknya, aturan tentang penggunaan media sosial ini juga berlaku untuk keluarga para pemain, terutama para istri atau pasangan pemain.
“Jika istri (pemain) menyalahgunakan media sosial hingga mencemarkan nama baik klub, maka pemainnya akan kena denda juga. Kalau pelatih telat datang latihan, pengurus akan mendapat denda karena pelatih harus ada 2 jam sebelum latihan. Kalau gaji tak cukup, silahkan utang,” pungkasnya.
Baca Juga: Pengalaman Lucu Eks Pemain Arsenal, Diusir Gara-gara Wasit Salah Dengar Nama
Aturan ketat dari Tunku Ismail Sultan Ibrahim ini diberlakukan agar para pemain tak mencoreng nama JDT. Sebelumnya pada Agustus silam, salah satu pemain JDT, Syafiq Ahmad pernah membuat ulah di media sosial Twitter.
Dalam kicauannya di Twitter, pemain berusia 26 tahun itu menyebut dirinya senang melihat rekan-rekannya bertanding.
Cuitan tersebut merupakan bentuk kekesalannya karena ia tak pernah diturunkan oleh JDT. Terakhir kali ia dimainkan terjadi pada April 2021.
Cuitan itu membuat Tunku Ismail Sultan Ibrahim geram. Lantas, pemilik JDT tersebut membalas cuitan Syafiq Ahmad melalui Instagram resmi klub.
“Ini klub sepak bola, bukan klub penyedia kesejahteraan sosial. Siapa berlatih baik, kerja keras, dia yang akan bermain. Tidak suka? Pintu terbuka. Ini bukan penjara. Simpel,” bunyi unggahan JDT di Instagram pada 22 Agustus 2021.
[Penulis: Zulfikar Pamungkas]
Berita Terkait
-
Ketika Media Sosial Membentuk Cara Berpikir Generasi Baru
-
Di Balik Larangan Medsos untuk Remaja: Ada Bahaya Konten Kekerasan, Hoaks, dan Bullying Online
-
Tutorial Tertawa di Atas Penderitaan Sendiri: Kenapa Konten Relate Jadi Candu di Medsos?
-
Misi Menyelamatkan Generasi Alpha: Ketika Negara Lebih Galak daripada Emak Narik Kabel WiFi
-
Medsos dan Seni Menjadi Domba di Tengah Perang Algoritma
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman