Suara.com - Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida meminta kepada penggemar timnya untuk tidak menyalahkan para pemain, atas kekalahan 1-2 dari PSS Sleman dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu.
"Biarkan pemain sendiri. Jangan memberikan mereka tekanan. Kalau memang ada yang harus disalahkan, salahkan pelatih," ujar Eduardo dalam konferensi pers virtual pasca laga, seperti dikutip Antara.
Menurut juru taktik asal Portugal itu, meski akhirnya kalah, anak-anak asuhnya sudah bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin.
Arema FC sempat unggul 1-0 melalui gol Johan Farizi (35'). PSS menyamakan kedudukan via sundulan Mario Maslac (45+3').
Skuad "Singo Edan" sejatinya menciptakan peluang demi peluang tetapi terbuang. Arema justru kebobolan pada menit ke-80 oleh gol penyerang PSS Eduardo "Juninho" Barbosa yang berawal dari skema serangan balik.
"Kami membuat banyak kesempatan tetapi belum mencetak gol. Kami harus menganalisis permasalahan di tim ini dan berusaha mendapatkan hasil maksimal pada laga berikutnya," kata Eduardo.
Sementara gelandang Arema FC Rizky Dwi menganggap bahwa timnya kurang beruntung saat bersua PSS.
Rizky pun meminta rekan-rekannya untuk melupakan pertandingan itu dan fokus menatap laga berikutnya.
"Kami kurang beruntung, kecolongan pada menit-menit akhir babak pertama dan serangan balik pada babak kedua. Kami tentu akan mengevaluasi ini agar lebih baik ke depan," tutur pesepak bola berusia 24 tahun itu.
Baca Juga: Legenda Timnas Inggris dan Tottenham Jimmy Greaves Tutup Usia
Kekalahan dari PSS membuat Arema FC belum mencicipi kemenangan di Liga 1 Indonesia 2021-2022. Pada dua laga sebelumnya, saat menghadapi PSM dan Bhayangkara FC, mereka meraih hasil seri 1-1.
Arema FC pun kini menduduki posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022. Adapun PSS berada di peringkat kedelapan dengan empat poin.
Berita Terkait
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Jonny Jansen Targetkan Kemenangan saat Bali United Menjamu Arema FC
-
Daftar Top Skor BRI Super League 2025/2026: Didominasi Legiun Asing, Ezra Walian Paling Subur
-
Ole Romeny: Kaki Saya Patah
-
Momentum Horor Cedera Parah Ditekel Pemain Arema FC Tak Bisa Dilupakan Ole Romeny
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Mike Rajasa Tak Lupa Momen Debut Bersama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
-
Prediksi Skor dan Jadwal Liga Inggris, Arsenal vs Liverpool: Ujian Berat The Gunners
-
Bos Operator Super League Sampai Geleng-geleng Melihat Tendangan Kungfu Hilmi Gimnastiar
-
Bukan Pelatih Biasa, Nakhoda Timnas Indonesia John Herdman Punya Gelar Doktor Kehormatan
-
Jelang Duel Panas Kontra Persija Jakarta, Petinggi Persib Bandung Kirim Peringatan ke Jakmania
-
Karier Tamat! Tendangan Kungfu Hilmi Berbuah Hukuman Seumur Hidup dari PSSI
-
Jay Idzes Elus Dada, Bos Sassuolo: Saya Tak Mau Jual Pemain
-
Pemain Keturunan Ini Berperan di Pemecatan Ruben Amorim, Bisa Dilirik John Herdman
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Aston Villa: Misi Pangkas Poin dengan Arsenal
-
Prediksi Skor Burnley vs Manchester United: Darren Fletcher Bidik Kemenangan Perdana