Suara.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengatakan bahwa klubnya saat ini berada dalam masa transisi dan prosesnya membutuhkan kesabaran.
Pernyataan tersebut dikatakan pelatih asal Belanda itu dalam sebuah konfrensi pers singkat pada Rabu (22/9/2021).
Posisi Koeman saat ini sebagai juru taktik Barcelona semakin berada di ujung tanduk menyusul kekalahan 0-3 di kandang sendiri dari Bayern Munich di Liga Champions dan hasil imbang 1-1 yang juga di kandang lawan Granada di La Liga.
Berbicara menjelang pertandingan La Liga melawan Cadiz pada Jumat (24/9/2021) dini hari WIB, Koeman mengatakan bahwa klub masih menaruh kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin tim melalui masa transisi dan fokusnya adalah pada pemain muda.
"Klub bersama saya dalam periode rekonstruksi ini. Kami harus merekonstruksi tim sebagai skuad tanpa membuat investasi besar dan ini membutuhkan waktu," kata Koeman saat membaca sebuah pernyatan dalam konferensi pers virtual, yang dikutip Antara dari Reuters.
“Bakat-bakat muda yang kami miliki dapat menjadi bintang dunia dalam beberapa tahun."
"Para pemain muda akan memiliki peluang, seperti yang dimiliki Xavi dan (Andres) Iniesta di zaman mereka, tetapi kami meminta kesabaran."
"Finis tinggi pada klasemen adalah kesuksesan tersendiri dan di Liga Champions kita tidak bisa mengharapkan keajaiban."
"Kekalahan melawan Bayern harus dievaluasi secara bijak. Tim harus didukung, dengan kata-kata dan dengan tindakan."
Baca Juga: Robert Lewandowski: Saya Tak Perlu Buktikan Diri dengan Pindah ke Liga Lain
Berita Terkait
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Ronald Araujo Alami Depresi, Hansi Flick Tunjuk Hidung Luis Enrique
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
-
Kontrak di Juventus Tak Jelas, Barcelona Siap Tampung Dusan Vlahovic Asal Mau Potong Gaji
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa