Memasuki babak kedua, PSG terus melancarkan serangan, tetapi Metz selalu mampu menjaga gawangnya dari kebobolan.
Titik terang baru ditemukan PSG selepas Metz harus bermain dengan sembilan orang setelah Dylan Bronn mendapat kartu kuning kedua pada menit 90+1, dan disusul kartu merah Frederic Antonetti semenit kemudian.
Unggul jumlah pemain tak disia-siakan oleh pasukan Mauricio Pochettino. Tiga menit pasca insiden kartu merah, PSG mencetak gol kemenangan yang lagi-lagi dicetak Achraf Hakimi, tepatnya pada menit 90+5'.
Kemenangan ini membuat PSG masih kokoh di puncak klasemen Ligue 1 Prancis. Mereka selalu menang dari tujuh laga yang dimainkan hingga mengoleksi 21 poin, atau unggul tujuh poin dari Marseille di peringkat kedua.
Berikut hasil bola tadi malam:
Piala Liga Inggris
Brighton vs Swansea (2-0)
Arsenal vs AFC Wimbledon (3-0)
Chelsea vs Aston Villa (1-1)
Manchester United vs West Ham (0-1)
Milwall vs Leicester (0-2)
Wolves vs Tottenham* (2-2)
Liga Spanyol
Espanyol vs Deportivo Alaves (1-0)
Sevilla vs Valencia (3-1)
Real Madrid vs Real Mallorca (6-1)
Villarreal vs Elche (4-1)
Liga Italia
AC Milan vs Venezia (2-0)
Cagliari vs Empoli (0-2)
Ligue 1 Prancis
Lille vs Reims (2-1)
Monaco vs Saint-Etienne (3-1)
Montpellier vs Bordeaux (3-3)
Nantes vs Brest (3-1)
Rennes vs Clermont Foot (6-0)
Angers vs Marseille (0-0)
Lends vs Strasbourg (0-1)
Lorient vs Nice (1-0)
Lyon vs Troyes (3-1)
Metz vs PSG (1-2)
Baca Juga: Hasil Sevilla vs Valencia: Los Palanganas Menang 3-1
Tag
Berita Terkait
-
Metz vs PSG: Tanpa Lionel Messi, Les Parisiens Menang Susah Payah
-
Milan vs Venezia: Menang 2-0, Rossoneri ke Peringkat Kedua Liga Italia
-
Madrid vs Real Mallorca: Asensio Hattrick, Los Blancos Pesta di Bernabeu
-
Wolves Vs Tottenham: The Lilywhites Menang Susah Payah
-
Arsenal vs AFC Wimbledon: The Gunners Pesta Gol di Kandang
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman