Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengkonfirmasi Indonesia batal menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Situasi dan pandemi COVID-19 disebut-sebut sebagai penyebab.
Sebelumnya, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Adapun di Grup G, Indonesia bersama dengan Australia, Cina, dan Brunei Darussalam.
Adapun Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 akan berlangsung akhir Oktober mendatang. Rencananya, pertandingan Grup G akan dipindahkan ke venue netral yakni Tajikistan.
"Tidak jadi main di Indonesia. Situasinya masih orang asing strict sehingga dipindahkan ke Tajikistan," kata Iriawan saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (28/9/2021).
PSSI pun meminta pelatih Shin Tae-yong untuk mempersiapkan tim dengan maksimal agar target yang diberikan bisa tercapai. Seperti diketahui, PSSI menargetkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak utama.
"Kami menargetkan Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022. Untuk itu, PSSI ingin pelatih Shin Tae-yong dapat mempersiapkan tim dengan maksimal untuk mengikuti event tersebut," ujar Yunus Nusi, Sekjen PSSI dikutip dari situs federasi beberapa waktu lalu.
"PSSI tentu mendukung penuh program latihan dari pelatih Shin Tae-yong demi torehan terbaik Timnas Indonesia," pungkas Yunus Nusi.
Sebelum itu, juru formasi asal Korea Selatan tersebut lebih dahulu fokus bersama Timnas Indonesia senior, yang akan berlaga di play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan pada 7 dan 11 Oktober 2021.
Baca Juga: Tiga Klub Liga 2 yang Tunggak Gaji Pemain Bisa Berkompetisi, Begini Penjelasan PSSI
Berita Terkait
-
Oppo Reno15 Series Mulai Pre-Order di Indonesia, Siap Jadi Smartphone Paling Lengkap di Kelasnya
-
Mees Hilgers Resmi Gabung Agensi Top Dunia Lian Sports Demi Selamatkan Karier di FC Twente
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
FC Utrecht Gantung Nasib 2 Penggawa Timnas Indonesia
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Persija Jakarta Hadapi Hertha Berlin Saat Perayaan Ulang Tahun Jakarta
-
Mees Hilgers Resmi Gabung Agensi Top Dunia Lian Sports Demi Selamatkan Karier di FC Twente
-
Persik Kediri Siap Jamu Persib Bandung di Stadion Brawijaya 5 Januari 2026 Tanpa Suporter Tamu
-
Manchester United vs Leeds United, Amorim Konfirmasi Bruno Fernandes Absen Bela Setan Merah
-
AC Milan Geser Inter Milan dari Puncak Klasemen Usai Tekuk Cagliari Lewat Gol Tunggal Leao
-
Brennan Johnson Resmi Gabung Crystal Palace Pecahkan Rekor Transfer Termahal
-
Pascal Gross Resmi Kembali ke Brighton dari Borussia Dortmund dengan Kontrak Permanen
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang