Suara.com - Pelatih tim sepak bola putra Sulawesi Utara Rudi N Manumpil mengaku sangat bersyukur atas keberhasilan timnya mengalahkan Aceh di laga pertama Grup C PON XX Papua.
"Ya, sangat bersyukur, karena mereka bisa melaksanakan instruksi dan rencana, apa yang disampaikan bisa mereka lakukan," ujar Rudi usai laga di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Selasa (28/9/2021).
Rudi mengakui timnya sempat mendapat tekanan dari Aceh, namun mereka bisa keluar dari tekanan tersebut dan akhirnya keluar sebagai pemenang.
"Kalau pun memang ada beberapa kali tertekan, mereka bisa keluar dari tekanan tersebut," terang Rudi.
Lebih lanjut, ia menyebutkan ada beberapa pemainnya yang mengalami cedera ketika berhadapan dengan Aceh, dan menurutnya itu disebabkan sejumlah pemainnya yang memang tidak terbiasa dengan cuaca panas.
Meski begitu, ia menegaskan cuaca panas bukan merupakan halangan karena mereka harus terus berusaha untuk beradaptasi dengan kondisi Papua.
"Ada beberapa pemain yang cedera, mungkin karena tidak terbiasa dengan daerah yang panas. Namun tetap kami akan menyesuaikan, tidak ada halangan untuk daerah panas karena kita semua bermain di temapat yang sama," jelas Rudi.
Selanjutnya, Sulawesi Utara dijadwalkan bertemu dengan Kalimantan Timur di pertandingan terakhir Grup C pada Jumat (1/10/2021).
Rudi pun memastikan timnya akan menerapkan strategi dan permainan yang sama seperti ketika melawan Aceh.
Baca Juga: PON Papua: Unggul Lebih Dulu, Tim Sepak Bola Jateng Diimbangi Sumatera Utara
"Untuk strateginya, kami nanti bermain kedua tidak ada perubahan. Kami tetap seperti biasa, karena gaya bermain kami sudah seperti begitu," papar Rudi.
Saat ini, Sulawesi Utara setidaknya hanya membutuhkan hasil imbang melawan Kalimantan Utara untuk bisa lolos ke babak enam besar cabang sepak bola putra PON Papua.
Sulawesi Utara kini berada di puncak klasemen Grup C dengan raihan tiga poin, diikuti oleh Kalimantan Timur yang belum bermain dan Aceh yang berada di dasar klasemen.
Berita Terkait
-
Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana
-
Niat Bantu Korban Banjir Aceh, Finalis Miss Universe Indonesia 2025 Malah Diteror Foto Seronok
-
Tangis Guru di Aceh Pecah di Depan Finalis Miss Universe: Kasihan Anak-Anak Kepanasan di Tenda
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarex, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
5 Pemain Kunci PSG untuk Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United