Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Aksi penyerang sayap Juventus Federico Chiesa membobol gawang Chelsea di laga lanjutan Liga Champions, Kamis (30/9/2021) dini hari WIB. (Foto: AFP)

Suara.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menganalogikan kemenangan timnya atas Chelsea layaknya seorang pelaut ulung yang berhasil selamat dari badai.

Juventus mengalahkan Chelsea dalam matchday kedua Grup H Liga Champions, Kamis (30/9/2021). Dalam laga di Stadion Allianz, Si Nyonya Tua menang tipis 1-0.

Merujuk statistik pertandingan via laman resmi UEFA, Juventus selaku tuan rumah mendapat tekanan hebat dari Chelsea sepanjang laga.

Penguasaan bola mereka kalah jauh yakni 34 berbanding 66 persen milik tim tamu. Sedangkan dari penciptaan peluang, Juventus juga inferior.

Baca Juga: Gol Penghujung Laga Cristiano Ronaldo Antar MU Raih Poin Penuh dari Villarreal

Mereka cuma membuat enam peluang yang satu diantaranya tepat sasaran dan menjadi gol. Sementara Chelsea bikin 15, tetapi cuma satu yang mengarah ke gawang dan nihil gol.

Massimiliano Allegri tak menampik timnya dibombardir Chelsea dalam laga tersebut, tetapi menegaskan Juventus selalu punya cara untuk keluar dari tekanan dan berbalik menang.

Gol semata wayang Juventus sendiri lahir lewat skema yang amat tersusun. Hanya 10 detik pasca kick-off, Federico Chiesa berhasil membobol gawang Eduard Mendy.

"Pelaut selalu menemukan jalan keluar dari badai:. Malam ini adalah pertandingan yang bagus melawan juara Eropa. Secara teknis kami bisa bermain lebih baik tetapi kami sedikit menderita dan kami melewatkan beberapa serangan balik," kata Allegri kepada Amazon dikutip dari laman resmi UEFA.

"Dua pertandingan , enam poin, nol gol kebobolan, satu langkah lagi menuju kualifikasi, langkah maju yang bagus," tambahnya.

Baca Juga: Man United vs Villarreal: Cristiano Ronaldo Si Tua-tua Keladi

Allegri paham Juventus akan mendapatkan tekanan hebat melawan Chelsea yang musim ini bisa dibilang sebagai tim terbaik di dunia. Karena itu, dia sangat senang bisa meraih kemenangan dari sang juara bertahan.

Komentar