Suara.com - Napoli akhirnya menelan kekalahan pertama mereka musim ini, setelah enam kali menang di Liga Italia dan sekali seri di Liga Europa. Sang pelatih, Luciano Spalletti pun tampaknya tak bisa menyembunyikan kekesalannya.
Armada Spalletti ditundukkan wakil Rusia, Spartak Moscow pada laga matchday 2 Grup C Liga Europa 2021/2022.
Bermain di kandang sendiri di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Jumat (1/10/2021) dini hari WIB, Napoli kalah 2-3 dari sang tamu.
Napoli sejatinya sempat unggul 1-0 di babak pertama. Akan tetapi, I Partenopei praktis harus kehilangan momentum usai bek sayap Mario Rui diganjar kartu merah pada menit ke-30.
Kehilangan satu pemain, Napoli tidak mampu menjaga pertahanannya dengan baik di babak kedua dan kebobolan tiga gol.
Meski Napoli sempat kembali mencetak gol di pengujung pertandingan, mereka akhirnya gagal meraih poin dari laga ini.
Yang menarik, Spalletti tampak geram setelah peluit panjang dibunyikan wasit. Spalletti pun diberikan kartu kuning oleh sang pengadil, setelah pelatih berusia 62 tahun itu berbicara intens dengan salah seorang ofisial Spartak.
Namun, Spalletti mengaku tidak mengerti mengapa wasit memberikannya kartu kuning.
Mantan allenatore AS Roma dan Inter Milan tersebut mengaku hanya ingin berbincang kepada staf pelatih Spartak yang mengejeknya di babak kedua.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Europa dan Liga Konferensi: Napoli dan Leicester Tumbang
"Kelihatannya saya kesal dan panas, tapi tidak ada yang terjadi. Saya hanya memberi hormat kepada salah satu ofisial Spartak, karena dia mengejek kami sepanjang babak kedua," ungkap Spalletti dengan nada nyinyir.
"Saya hanya ingin menjabat tangannya," sambung pelatih berkepala plontos itu seperti dilansir football-italia, Jumat (1/10/2021).
Spalletti juga menyebut, sebenarnya Napoli memiliki peluang besar untuk kembali memimpin pertandingan di 15 menit terakhir. Sayangnya mereka tertekan dan tidak bisa meningkatkan permainan.
“Kami dapat meningkatkan beberapa hal meski kalah jumlah pemain, dan saya berharap untuk melakukan yang lebih baik di 15 menit terakhir, Akan tetapi kami tidak cukup terorganisasi. Karena itu kami kebobolan," tukasnya menyayangkan.
Klasemen Sementara Grup C Liga Europa 2021/2022:
Berita Terkait
-
Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T
-
Napoli Disingkirkan Klub Orang Indonesia, Antonio Conte Ngamuk ke Wasit
-
MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia
-
Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia
-
Napoli Diterpa Kondisi Absurd, Antonio Conte Marah Besar
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Debut Tak Istimewa Mauro Zijlstra, Ini Kata Asisten Pelatih Persija Jakarta
-
Hasil Piala FA: Arsenal Gebuk Wigan Athletic 4-0 dan Melaju ke Babak 16 Besar
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Jelang Lawan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Beckham Putra dan Julio Cesar
-
SD Kristen Manahan Solo Pertahankan Juara MilkLife Soccer Challenge
-
Kabar Buruk dari Arne Slot, Wataru Endo Bakal Menepi Berbulan-bulan Akibat Cedera Serius
-
Bali United vs Persija, Dony Tri Pamungkas Masih Bawa Duka
-
John Herdman Sudah Gatal Pimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Bojan Membeberkan Kondisi Fisik dan Mental Pemain Setelah Dikalahkan Ratchaburi FC
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero