Suara.com - Manajemen PSIS Semarang membebankan target kepada pelatih baru Ian Andrew Gillan, yakni membawa Hari Nur dan kawan-kawan finis posisi lima besar klasemen akhir kompetisi BRI Liga 1.
"Target dari manajemena adalah posisi lima besar Liga 1 2021-2022. Kami harap coach Ian bisa memperkuat sisi teknik PSIS, memperbaiki kekurangan yang masih ada," kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi seperti dimuat Antara, Selasa.
Menurut Yoyok, pondasi tim PSIS Semarang saat ini sudah terbentuk. Ia pun meyakini tidak akan banyak perubahan yang dilakukan oleh pelatih asal Skotlandia itu.
"Nanti tinggal ditambah pengalaman tentang pengalaman permainan tim-tim Eropa," ucap Yoyok.
Sementara coach Ian Andrew Gillan mengatakan finis di posisi lima besar klasemen Liga 1 merupakan target yang realistis.
Menurut dia, dengan kerja keras dan kesabaran, target tersebut bisa terealisasi.
Ian mengaku akan melanjutkan formasi permainan yang saat ini sudah berjalan, dengan sedikit penyesuaian.
Ian Andrew Gillan baru saja diresmikan sebagai pelatih kepala PSIS setelah sebelumnya tim sempat dipegang Imran Nahumarury sebagai caretaker.
Sebelumnya posisi kepelatihan PSIS dipegang juru taktik asal Serbia, Dragan Djukanovic.
Baca Juga: Suporter Borneo FC Kecewa Berat, Nabil Husein Maklum
Berita Terkait
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama