Suara.com - Sebagai salah satu tim besar, Real Madrid banyak mendatangkan atau melahirkan pemain berbakat. Sayangnya, kerasnya persaingan di tim utama membuat deretan pemain ini terbuang hingga sukses di klub barunya.
Real Madrid terbilang sebagai tim yang paling royal dalam urusan transfer pemain. Sebagai salah satu tim kaya raya, banyak pemain bintang yang setiap musimnya datang.
Hal ini membuat beberapa pemain yang sebelumnya ada di tim utama atau di akademi harus tersisihkan karena banyaknya bintang baru yang datang.
Sebagai contoh ada nama Martin Odegaard. Saat didatangkan pertama kali, ia berstatus wonderkid terbaik di dunia.
Namun dalam perjalanannya di Madrid, ia lebih banyak dipinjamkan Los Blancos. Saat berhasil masuk ke tim utama, pemain asal Norwegia ini malah lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Alhasil Real Madrid pun melepasnya pada musim panas 2021 lalu ke Arsenal dengan status permanen. Bisa dikatakan, Odegaard saat ini pun sukses menjadi andalan The Gunners.
Kasus Odegaard ini pun sebelumnya pernah dialami beberapa pemain terbuang Real Madrid lainnya yang gagal bersaing atau masuk ke tim utama dan berhasil menuai sukses di klub lainnya.
Lantas, siapa saja pemain terbuang tersebut?
1. Juan Mata
Baca Juga: Real Madrid Kalah Beruntun, Ini 7 'Dosa' Carlo Ancelotti yang Mulai Tampak
Juan Mata merupakan salah satu produk La Fabrica, akademi Real Madrid. Ia pernah membela Real Madrid Castilla, namun bakatnya tak pernah dilirik tim utama.
Alhasil Mata memutuskan hengkang ke Valencia. Dari keputusan ini, ia menuai sukses di mana Chelsea memboyongnya pada tahun 2011 hingga kini dirinya berstatus pemain Manchester United.
Sama seperti Juan Mata, Marcos Alonso merupakan salah satu produk La Fabrica. Beda dengan kompatriotnya, ia sempat melakukan debut untuk Real Madrid pada 2010.
Namun setelahnya Alonso mulai terbuang dan berkelana ke Inggris dengan membela tim gurem dan ke Italia dengan membela Fiorentina. Karena kemampuannya itu, ia diboyong Chelsea dan menjelma sebagai Wing Back kiri tajam di dunia.
3. Fabinho
Fabinho pun sempat merasakan persaingan di Real Madrid Castilla saat dirinya dipinjam dari Rio Ave. Dari sana, ia sempat dilirik tim utama yang saat itu diasuh oleh Jose Mourinho.
Namun apa daya, masa depan Fabinho nyatanya tak berada di Real Madrid. Alhasil, ia pun tak dipermanenkan dan berkelana ke berbagai klub sebelum mengukir sukses bersama Liverpool.
4. Samuel Eto’o
Sama seperti kisah Alonso, Samuel Eto'o sebelumnya merupakan salah satu produk tim muda Real Madrid dan berhasil menembus tim utama.
Namun di tim utama ia kesulitan bersaing sehingga memutuskan pindah permanen ke Real Mallorca sebelum diboyong Barcelona dan menjelma sebagai penyerang top dunia.
Real Madrid Castilla selalu memiliki penyerang andal di setiap generasinya. Salah satunya adalah Roberto Soldado yang mampu mencetak 63 gol dari 120 penampilan.
Namun produktivitasnya tak berlanjut di tim utama. Alhasil ia pun dilepas ke Getafe sebelum menancapkan namanya kembali sebagai bomber tajam bersama Valencia.
Spanyol kerap melahirkan kiper hebat di setiap generasinya. Real Madrid pun tak pernah absen memberikan La Furia Roja kiper terbaiknya, salah satunya adalah Santiago Canizares.
Namun Santiago Canizares mengukir kisah suksesnya bukan bersama Real Madrid. Ia mengukir kisah suksesnya bersama Valencia setelah ditendang Los Blancos.
Alvaro Negredo pun menjadi salah satu penyerang sukses yang dimiliki Spanyol. Bakat hebatnya bahkan membuat Real Madrid Castilla kepincut dan memboyongnya.
Setelah menjalani musim apik di Real Madrid Castilla, Negredo pun menembus tim utama. Sayang ia melempem di tim inti hingga dipinjamkan dan dijual ke Almeria.
Saat keran golnya kembali mengalir di Almeria, Negredo kembali diboyong Real Madrid. Tetap saja di Santiago Bernabeu keran golnya tak berlanjut hingga akhirnya ia dilepas kembali ke Sevilla.
Penulis: Zulfikar Pamungkas
Tag
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Bayern Munich vs Real Madrid Dinihari Nanti
-
Prediksi Bayern Munich vs Real Madrid: Die Roten Siap Habisi Los Blancos
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia