Suara.com - Pelatih tim sepakbola Aceh, Fakhri Husaini mengaku bangga dengan penampilan anak-anak asuhnya, meski kalah 0-1 dari tuan rumah pada laga perdana Grup D babak enam besar cabang sepakbola putra PON XX Papua 2021 di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu.
"Saya bangga dengan apa yang sudah diperlihatkan oleh pemain Aceh, mereka berjuang sekuat tenaga hari ini meski hasilnya belum bisa memberikan kemenangan," tutur Fakhri seperti dimuat Antara.
Ia mengaku bersama tim sepakbola putra Aceh akan berjuang pada pertandingan selanjutnya ketika berhadapan dengan Sumatera Utara pada pertandingan kedua Grup D babak enam besar PON Papua.
Fakhri menilai Aceh masih berkesempatan untuk lolos ke babak empat besar meski kalah 0-1 melawan Papua, dan mereka akan berjuang sekuat tenaga menghadapi Sumatera Utara.
"Insyaallah kami masih ada kesempatan, ada satu pertandingan lagi tanggal 8 lawan Sumut. Kami akan berjuang kembali sekuat tenaga," ucap Fakhri.
"Mudah-mudahan kami bisa dapat poin. Karena tiga tim satu grup ini sudah kalah 0-1, jadi kami masih ada harapan," sambung mantan pelatih Timnas Indonesia level usia itu.
Fakhri menilai saat ini yang kesulitan bagi timnya adalah jarak waktu istirahat yang terbatas menjelang menghadapi Sumatera Utara.
Menurut Fakhri saat ini seluruh pemainnya punya tugas berat untuk memulihkan kondisi fisik dalam waktu satu hari meski dirasa agak sulit secara teori.
"Karena waktu istirahat yang memang cuma sehari, tentu ini akan menjadi kerja keras bagi kami untuk mempercepat recovery mereka," kata Fakhri.
Baca Juga: PON Papua: Pecah Telur, Medali Pertama Kalimantan Utara Diraih dari Layar
"Meskipun dari sisi teori agak sulit, satu hari. Enggak mudah untuk mempercepat pengembalian kondisi ini. Tapi ini harus kami lakukan," pungkas mantan gelandang andalan Timnas Indonesia itu.
Setelah libur bertanding pada Kamis (7/10/2021) besok, Aceh dijadwalkan akan kembali berlaga pada Jumat (8/10/2021) melawan Sumatera Utara.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Mandala dan jika Aceh kalah atau imbang dalam laga ini, maka kesempatan lolos ke empat besar tentu semakin sulit.
Berita Terkait
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
-
Fakhri Husaini dan De Javu Shin Tae-yong Panaskan Semifinal PON 2024
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini