Suara.com - Ramai Rumakiek menjadi perbincangan usai tampil mengesankan di babak Play Off Kualifikasi Piala Asia 2023 saat Timnas Indonesia menghadapi Taiwan (07/10/21).
Dalam laga yang berlangsung di Buriram, Thailand tersebut, Ramai Rumakiek berhasil mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-1 Timnas Indonesia.
Pemain berusia 19 tahun itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-16 memanfaatkan umpan silang Anwar Miftah Sani.
Rumakiek yang menerima bola di dalam kotak penalti, mampu mengontrol bola dengan baik dan keluar dari kawalan dua pemain Taiwan sebelum menceploskan bola dengan kaki kirinya.
Gol tersebut menjadi gol pertama Ramai Rumakiek untuk Timnas Indonesia. Hebatnya, gol tersebut ia ciptakan dalam debutnya bersama tim Merah Putih.
Penampilan apik winger Persipura Jayapura ini tak hanya terlihat dari gol semata. Pergerakannya, kecepatannya, serta determinasinya berhasil membuat pertahanan Taiwan kalang kabut.
Hal tersebut membuat Rumakiek lantas menjadi sasaran tekel keras yang membuatnya harus ditandu keluar dan digantikan Egy Maulana Vikri di paruh pertama pertandingan, tepatnya di menit ke-27.
Rumakiek sendiri mendapat panggilan tim nasional seiring penampilan apiknya bersama Persipura. Dalam lima laga bersama Mutiara Hitam, ia mampu mencetak satu gol di kancah BRI Liga 1 2021-2022.
Berikut kami sajikan profil dari Ramai Rumakiek, mutiara baru dari Indonesia Timur.
Baca Juga: Lawan Taiwan, 3 Pemain Ini Akhirnya Catatkan Caps di Timnas Indonesia
Biografi Ramai Rumakiek
Ramai Rumakiek lahir di Jayapura, Indonesia pada 19 April 2002. Ia lahir dengan nama lengkap Ramai Melvin Rumakiek.
Rumakiek sendiri lahir dari keluarga pesepak bola. Hal ini diketahui mengingat sang kakak yang berusia 3 tahun lebih tua darinya, yakni David Kevin Wato Rumakiek juga merupakan seorang pemain dan tercatat membela Persipura Jayapura.
Rumakiek sendiri memulai karier sepak bolanya dari tim muda Persipura di mana ia tercatat pernah membela tim Mutiara Hitam U-19 selama dua musim.
Dalam dua musim perjalanannya bersama tim muda Persipura, Rumakiek digembleng secara terus menerus hingga akhirnya dipromosikan ke tim utama Mutiara Hitam.
Ia dipromosikan pada 2020 lalu. Namun karena kompetisi terhenti akibat pandemi Covid-19, Rumakiek pun urung unjuk gigi bersama Persipura.
Berita Terkait
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid