Suara.com - Pelatih tim sepak bola putra Papua Eduard Ivakdalam menilai laga final PON Papua melawan Aceh merupakan duel dari tim yang dalam kondisi kelelahan.
"Dua tim sangat kelelahan karena jeda waktu (istirahat) hanya besok saja. Hari Kamis itu sudah final," ujar Eduard usai timnya mengalahkan Kalimantan Timur 5-1 di babak semifinal PON Papua yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (12/10/2021).
Mantan pemain Persipura itu mengatakan Aceh sudah bermain hebat dan habis-habisan ketika mengalahkan Jawa Timur di semifinal PON Papua cabang olahraga sepak bola putra yang berlangsung di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura.
Dirinya juga mengatakan anak asuhnya pasti dalam kondisi kelelahan usai memenangkan laga melawan Kalimantan Timur di semifinal.
"Kalau kita mau bicara partai final, ini anak-anak sangat kelelahan. Dan Aceh juga berjuang keras di sana, untuk kalahkan Jatim tadi dengan skor 2-1," terang Eduard.
Ia menilai baik timnya dan Aceh akan cukup kesulitan untuk bermain bagus di partai final karena faktor kelelahan yang dialami kedua tim.
Eduard menjelaskan semua tim akan kesulitan untuk menunjukkan penampilan terbaiknya jika hanya memiliki waktu yang singkat untuk pemulihan.
"Semua orang datang ke partai final mau lihat penampilan terbaik dari kedua tim. Tetapi dengan jangka waktu yang seperti macam ini, sulit untuk pemain, setiap tim bisa lebih kreasi mempersiapkan diri untuk partai final," jelas Eduard.
Tuan rumah Papua akan menghadapi Aceh di partai final PON Papua cabang olahraga sepak bola putra di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (14/10/2021) pukul 19:00 WIT.
Laga ini juga merupakan partai ulangan dari pertandingan babak 6 besar ketika Papua berhasil menang tipis 1-0. [Antara]
Berita Terkait
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua
-
32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud
-
Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional
-
BRI Taipei Optimalkan Layanan Perbankan Bagi Pekerja Migran dan Diaspora
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Kraton
-
BRI Taipei Gandeng KDEI Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!