Suara.com - Pelatih baru Watford, Claudio Ranieri punya target ambisius. Pelatih kawakan berjuluk The Tinkerman itu ingin mencetak rekor menjadi pelatih tertua di kancah Premier League alias Liga Inggris.
Setelah membawa Leicester City secara fenomenal merengkuh gelar Liga Inggris pada 2016 lalu, Ranieri kemudian dipecat pada awal 2017 setelah prestasi The Foxes merosot tajam.
Sempat melatih di Prancis dan Italia, Ranieri kini akhirnya kembali ke Premier League. Eks pelatih Chelsea dan Fulham tersebut didapuk sebagai pelatih anyar tim promosi Watford pada awal bulan ini, menggantikan posisi Xisco Munoz.
Usai comeback, Ranieri sendiri sesumbar bahwa dirinya ingin memecahkan rekor sebagai pelatih tertua yang menukangi tim Liga Inggris.
Ranieri berkoar bahwa dirinya ingin melatih di Premier League sampai usia 80-an!
Ranieri akan genap berusia 70 tahun pada 20 Oktober nanti. Ini berarti ia masih ingin melatih di Liga Inggris untuk satu dekade ke depan.
The Tinkerman nampaknya ingin memecahkan rekor beberapa nama manajer top macam Sir Alex Ferguson, Roy Hodgson, hingga Neil Warnock, yang sejauh ini mentok di usia 70-an saja dalam menukangi tim Premier League,
Menurut Ranieri, tidak harus ada alasan untuk menjadi pelatih tertua di Liga inggris. Ia hanya mengaku senang dengan profesinya sebagai juru taktik, dan merasa bosan ketika tidak di ranah sepakbola.
"Saya suka sepakbola, saya suka kehidupan di sepakbola. Jadi mengapa tidak, melatih di Liga Inggris sampai usia saya 80-an. Jika saya bisa dan situasinya memungkinkan, saya akan melakukannnya," ucap Ranieri seperti disadur dari The Mirror, Kamis (14/10/2021).
Apakah saya 60, 70 atau 80, mungkin saya akan menjadi manajer tertua di Inggris, mungkin dengan tongkat. Kenapa tidak?” sambungnya sedikit bergurau.
Meskipun selama menjadi pelatih ia kerap mengalami banyak cobaan, termasuk beberapa kali dipecat, namun itu bukanlah suatu alasan yang membuatnya mengurungkan niat untuk tetap melatih hingga usia senja.
"Dalam sepak bola, terkadang naik, terkadang turun. Tapi saya tidak pernah menyerah. Saya melanjutkan jalan saya," kata eks pelatih Napoli, Valencia, Atletico Madrid, Juventus, AS Roma dan Inter Milan itu.
"Saya memiliki karakter yang kuat. Saya merasa masih muda dan saya ingin terus melanjutkan. Mengapa tertawa ketika saya mengatakan saya masih muda?" celotehnya.
"Ketika saya berpikir tentang sepakbola, saya merasa baik setiap saat. Sepakbola adalah hidup saya dan saya sangat bahagia."
"Saya sangat senang bisa kembali ke Premier League. Saya orang yang ambisius dan saya berharap bisa membawa Watford aman (tidak degradasi) di akhir musim, dan juga untuk meningkat musim depan di Premier League," sesumbar Ranieri.
Berita Terkait
-
Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
-
Daftar Lengkap Bursa Transfer Musim Dingin Liga Inggris 2025/2026: Manchester United Lepas 3 Pemain
-
Liverpool Tebus Jeremy Jacquet dari Rennes Rp1,37 Triliun!
-
YTTA: Dari Algojo Dingin sampai Spesialis Gagal, Ini Fakta Penalti Premier League
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Langkah Jenius Arema FC: Duo Persija Langsung Bungkam Persijap Jepara
-
Hajar Vietnam, Indonesia Cetak Sejarah Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Mauro Zijlstra Harus Bersaing Keras untuk Dapatkan Tempat di Lini Depan Persija
-
Thailand Tersisih, Irak Jumpa Iran di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Pesta 6-0, Jepang Tunggu Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Bek yang Bantah Punya Darah Indonesia Resmi Gabung Barcelona, Dapat Kontrak Jangka Panjang
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persib, Umuh Muchtar Ungkap Hal Mengejutkan
-
Sinyal Bahaya Buat John Herdman! Pelatih Gladbach Ungkap Kondisi Mengkhawatirkan Kevin Diks
-
Efek Domino Maarten Paes, Ajax Amsterdam Korbankan Kiper Muda Berbakat