Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino mengatakan laga lanjutan Grup A Liga Champions 2021/2022 kontra RB Leipzig di Parc des Princes, Paris, Rabu (20/10/2021) dini hari WIB nanti bakal ditentukan reaksi masing-masing tim saat kehilangan penguasaan bola.
Juru taktik asal Argentina itu menegaskan bahwa baik timnya maupun Leipzig sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memelihara asa masing-masing lolos ke babak 16 besar.
"Kami ingin menang agar tetap berada di puncak klasemen," kata Pochettino dikutip dari laman resmi PSG.
Pochettino menyadari pertandingan nanti akan berlangsung ketat, dan timnya bakal dituntut untuk tetap menjaga disiplin pertahanan demi mengantisipasi serangan-serangan balik andalan Leipzig.
"Kami harus memainkan bola dengan cermat untuk menghindari situasi tertentu serta mengantisipasi serangan balik mereka, yang bisa melukai kami," tutur Pochettino.
"Kami juga bisa memainkan serangan balik, tetapi mengendalikan penguasaan bola juga akan sangat penting."
"Pertandingan ini akan ditentukan oleh apa yang terjadi saat masing-masing tim kehilangan penguasaan bola," ujar mantan pelatih Tottenham Hotspur itu.
Neymar, Sergio Ramos dan Leandro Paredes dipastikan bakal absen karena hingga saat ini ketiganya masih belum bergabung dengan sesi latihan PSG.
Sementara itu bek Presnel Kimpembe menyatakan bahwa PSG bakal berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang menghadapi Leipzig, yang disebutnya memiliki sederet pemain bertalenta seperti Christopher Nkunku, yang notabene merupakan eks pemain PSG.
Baca Juga: Jelang PSG vs Leipzig, Marquinhos: Pertandingan Liga Champions Selalu Sulit
"Ini akan menjadi pertandingan menarik. RB Leipzig adalah tim yang mampu meraih hal-hal hebat di kompetisi Eropa," katanya.
"Setiap pertandingan berbeda, tidak ada dua laga yang sama. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan berat, tapi kami main di kandang dan akan berusaha yang terbaik," tutup Kimpembe.
PSG saat ini memimpin klasemen Grup A dengan koleksi 4 poin, setara dengan Club Brugge yang sementara duduk di posisi kedua.
Sementara itu Manchester City menyusul di posisi ketiga dengan 3 poin, serta Leipzig yang masih nirpoin dari dua pertandingan.
Tag
Berita Terkait
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Pernah Dilatih Andoni Iraola, Bek PSG Ilya Zabarnyi Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Timnas Indonesia Putri Ditahan Kamboja, Gagal Raih Kemenangan di Garuda Championship Series 2026
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Piala AFF U-19 2026: Australia Vs Kamboja, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia U-19
-
Kalkulasi Poin FIFA Jika Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026: Antara Warisan Lionel Messi dan Ujian Realitas