Suara.com - Pelatih Timnas Australia U-23, Trevor Morgan, diprediksi akan menggunakan formasi seperti yang pernah digunakan sebelumnya saat menghadapi Timnas Indonesia U-23.
Menurut jadwal, Timnas Australia U-23 dan Timnas Indonesia U-23 akan berjumpa pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 2022, 27 dan 30 Oktober nanti.
Di jajaran staf pelatih timnas Australia U-23, Trevor Morgan, memang baru ditunjuk Federasi Sepakbola Australia (FFA) untuk menjadi pelatih interim.
Sebelumnya posisi ini diduduki oleh Graham Arnold yang juga berstatus sebagai pelatih timnas Australia (senior).
Saat itu pula, pelatih yang kini telah berusia 50 tahun itu sempat menumbangkan timnas Indonesia U-16 pada babak perempat final Piala Asia U-16 2018.
Ketika itu, skuad timnas Indonesia U-16 berada di bawah asuhan pelatih Fakhri Husaini. Saat itu, David Maulana dan kawan-kawan sukses lolos ke fase gugur.
Satu tiket lolos ke perempat final itu didapatkan seusai berhasil menjadi pemuncak klasemen Grup C dengan koleksi lima poin.
Sementara itu, Australia lolos ke babak delapan besar setelah menjadi runner-up di klasemen akhir Grup D dengan koleksi tiga poin.
Saat kedua tim berjumpa di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 1 Oktober 2018, timnas Australia U-23 sukses meraih kemenangan dengan skor 3-2.
Apabila mengacu pada pertandingan tersebut, Trevor Morgan saat itu sukses menumbangkan skuad Garuda Muda dengan formasi 5-3-2.
Bahkan, pemain timnas Australia U-16 pada daftar susunan pemain yang diturunkan Trevor Morgan pada laga itu juga masih bermain untuk timnas Australia U-23 saat ini.
Setidaknya, kiper Australia U-16 yang saat itu turun sebagai starter, yakni Adam Pavlesic, juga masih berhasil melanjutkan kiprahnya hingga timnas Australia U-23.
Sementara itu, di sektor skema 5-3-2, pemain bertahan yang juga masih dipertahankan Trevor Morgan ialah Jordan Bos, Jordan Courtney Perkins
Sementara itu, di sektor lini tengah, ada Luke Kezel yang berhasil naik level hingga Australia U-23. Adapun di lini serang ada Noah Botic yang mampu meraih pencapaian serupa.
Kemungkinan, skema serupa juga akan digunakan Trevor Morgan saat menghadapi skuad asuhan Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Peluang Timnas Indonesia U-23 Ikut Asian Games 2026 Usai Australia Dipastikan Tidak Bisa Ikut
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR