Suara.com - Tim PSG Pati alias AHHA PS Pati selaku tuan rumah bertekad memetik kemenangan saat menghadapi Hizbul Wathan FC (HW FC)pada pertandingan terakhir putaran pertama Grup C Liga 2 2021 yang akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Senin (25/10/2021) malam.
"PSG Pati sudah melakukan persiapan latihan selama enam hari ini sebelum menghadapi HW FC. Tetapi ada kendala, yaitu beberapa pemain tidak dapat diturunkan karena terkena hukuman dari PSSI," kata pelatih kepala PSG Pati, Joko Susilo seperti dimuat Antara, Minggu (24/10/2021).
Tim PSG Pati tergabung di Grup C bersama dengan PSCS Cilacap, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, Persijap Jepara dan HW FC. Namun dari empat pertandingan sebelumnya, PSG Pati belum pernah menang.
Klub milik Atta Halilintar tersebut hanya meraih hasil satu kali imbang dan tiga kali kalah, sehingga PSG Pati saat ini menempati urutan keenam klasemen sementara Grup C.
Meski demikian, pelatih Joko Susilo tetap menyiapkan para pemain untuk merebut kemenangan dalam laga esok malam.
"Kami tak ada kendala, tetapi kami memang tidak bisa memainkan dua pemain stopper karena terkena sanksi," ujar eks pelatih Persik Kediri tersebut.
Menurut Joko, Hizbul Wathan FC sebetulnya merupakan tim yang bagus. Hanya saja mereka banyak diperkuat pemain muda, sehingga kurang berpengalaman. Meski begitu, motivasi dan kemampuan mereka dinilai cukup mumpuni.
Joko pun mengaku sudah sangat mengenal dan memahami gaya permainan tim sepakbola asal Jawa Timur tersebut. Ia juga mengaku sudah melihat kesiapan HW FC untuk menjalani laga esok.
Setali tiga uang, pemain tengah PSG Pati, Ichsan Kurniawan mengatakan semua pemain sudah siap untuk bertanding melawan Hizbul Wathan FC.
Baca Juga: Link Live Streaming Liga Inggris: North West Derby Manchester United vs Liverpool
Ia menyebut para pemain PSG Pati sudah melakukan latihan keras dan mengikuti arahan pelatih. Para pemain pun bertekad meraih kemenangan perdana di Liga 2 musim ini.
"Kami akan menutup pertandingan terakhir putaran pertama di Solo melawan Hizbul Wathan FC, targetnya tentu meraih kemenangan," tegas Ichsan.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Blusukan ke Liga 2, Inilah 3 Berlian Tersembunyi yang Bisa Dilirik John Herdman
-
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gimana Caranya agar Cushion Tidak Oksidasi saat Make Up? Ini Tips dari MUA Profesional
-
Ditanya soal Isu Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit, Mensesneg: Hah? Kata Siapa?
-
War Tiket Upacara HUT RI di Istana: Menonton Pesta di Tengah Jeritan Rakyat
-
Rokok Tak Tergoyahkan Meski Beras Mahal, Bansos Bisa Jadi Sia-sia
-
ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Bantah Isu Pemalsuan Segel, Kuasa Hukum Tergugat Sebut Sertifikat Lahan Kencana Sah Lewat PTSL
-
Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal
-
Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif