Bola / bola-indonesia
Reky Kalumata
Ryuji Utomo sudah bergabung di dalam training camp (TC) Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (Dok. PSSI).

Suara.com - Pemain Persija, Ryuji Utomo, tengah jadi perbincangan hangat. Pemain yang kini tengah menjalani masa peminjaman ke Penang FA itu diminati sejumlah klub Korea Selatan.

Ryuji sejatinya dilanda dilema. Pada paruh kedua bursa transfer Liga 1 ini ia harus pulang ke Persija. Di satu sisi, Penang, ingin meneruskan kerja sama dengan pemain 26 tahun tersebut.

Terlepas dari kondisi yang dihadapi, tak ada salahnya Ryuji mengambil kesempatan. Berikut alasan logis yang patut dipikirkan Ryuji untuk mentas ke luar negeri.

Liga Korea Selatan Lebih Kompetitif

Baca Juga: Persik Menyiapkan Strategi Khusus Hadapi Persija Jakarta

Menjadi bidikan klub-klub dari kontestan Korea League adalah sebuah kesempatan besar. Sebab, tak banyak pemain-pemain Indonesia yang bisa berkompetisi di negeri Ginseng itu.

Paling diketahui adalah Asnawi Mangkualam. Terkini, eks pemain PSM Makassar itu tengah bermain untuk Ansan Greeners di K2 League.

Dengan adanya Ryuji di Liga Korea, akan menambah pemain Indonesia yang berpartisipasi di luar negeri. Belakangan, selain di Korea Selatan, ada sejumlah pemain yang bermain di Eropa.

Punya Atribut Komplet

Sebagai pesepak bola, Ryuji punya atribut komplet. Kendati berposisi natural sebagai bek tengah, eks pemain Arema FC ini juga bisa menjadi gelandang bertahan.

Baca Juga: Skuad Persija Kelelahan, Angelo Alessio Putar Otak untuk Kalahkan Persik Kediri

Secara postur, Ryuji juga dirasa cukup bersaing dengan para pemain di Liga Korea Selatan. Ryuji juga apik dalam duel udara dan one on one.

Komentar