Suara.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) meminta kepada PSSI mengusut tuntas kasus percobaan pengaturan skor yang melibatkan lima eks pemain Perserang Serang di Liga 2 2021. Mereka meminta Komite Disiplin (Komdis) tidak berhenti setelah menghukum lima pemain.
Beberapa waktu lalu, lima pemain Perserang Serang dan satu pilar Persic Cilegon telah diputuskan bersalah oleh Komdis PSSI karena terlibat dalam kasus percobaan pengaturan skor.
Mereka pun disanksi oleh Komdis PSSI beraneka ragam. Yang terberat yakni larangan beraktivitas dalam kegiatan sepakbola di bawah naungan PSSI dan masuk area stadion selama 60 bulan.
APPI meyakini kasus ini tidak hanya melibatkan pemain. Oleh karena itu, APPI meminta PSSI juga menyelidiki kasus pengaturan skor lebih mendalam sehingga pihak luar yang terlibat bisa diberikan hukuman.
"APPI meminta PSSI bertindak secara adil dengan tidak hanya memberikan hukuman kepada para pesepak bola yang terlibat," tulis APPI dalam rilisnya, Jumat (5/11/2021).
"Namun juga bagi pihak lain yang terkait jika terdapat indikasi dan penemuan bukti akan keterlibatan mereka dalam praktik pengaturan skor, serta bekerja sama dengan aparat yang berwenang untuk mengungkap lebih dalam kasus ini," sambungnya.
Dengan terungkapnya kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 2021, APPI tidak hanya berdiam diri. APPI akan terus melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pesepakbola yang terbukti bersalah.
"APPI juga dalam proses pelaporan kasus pengaturan skor tersebut kepada FIFPRO melalui Red-Button yang juga terafiliasi dengan pihak Interpol," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing menjelaskan kasus Perserang ini terus dilakukan. PSSI mengaku kesulitan menelusurinya lebih jauh karena pihak luar yang menghubungi eks penggawa Perserang menggunakan private number sehingga tak dikenali.
Baca Juga: Gabung Persis Solo, Rekam Jejak Irfan Bachdim Bisa Bikin Musuh Keringat Dingin!
Oleh sebab itu, Komdis PSSI akan menyerahkan kasus ini kepada kepolisian. Namun, belum diketahui kapan laporan resmi Komdis PSSI diberikan ke kepolisian.
Berita Terkait
-
6 Fakta Kasus Dugaan Pengaturan Skor yang Bikin PSSI Mau Gugat Mata Najwa
-
8 Wasit BRI Liga 1 Dibebastugaskan, Termasuk Musthofa Umarella
-
Profil Eka Dwi Susanto, Eks Perserang yang Terlibat Pengaturan Skor
-
PSSI Tempuh Jalur Hukum, Paksa Mata Najwa Ungkap Identitas Wasit Pengatur Skor
-
PSSI: Investigasi Sosok Mr Y di Mata Najwa Sudah Berjalan
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Jordi Amat Tak Sabar Pakai Jersey Baru Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Persija Buang Kemenangan di JIS, Pelatih Brasil Terpukul dan Siap Bangkit Lawan Bhayangkara FC
-
Mauricio Souza Ngeyel Persija Tampil Bagus, Padahal Tak Bisa Kalahkan Dewa United
-
Skuad Bulgaria untuk FIFA Series 2026 Diumumkan, Ada Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai
-
Arsenal vs Bayer Leverkusen: Comeback Trossard Bawa Angin Segar, Odegaard dan Timber Menepi
-
Malam Berat Emil Audero saat Cremonese Dibantai 1-4 oleh Fiorentina
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi