Suara.com - Persis Solo bertekad untuk tidak mengulang hasil imbang saat melawan Persijap Jepara dalam pertandingan lanjutan Grup C Liga 2 Indonesia musim 2021 yang akan digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah pada Selasa (9/11/2021) malam.
"Persis Solo yang terus berbenah diri melakukan evaluasi pada setiap pertandingan bakal memberikan yang terbaik untuk meraih tiga poin saat menghadapi Persijap Jepara," kata Pelatih Persis Solo Eko Purdjianto dalam konferensi pers virtual di Solo, Senin (8/11/2021).
Persis Solo yang kini menempati posisi puncak klasemen Grup C Liga 2 dari enam kali main dengan nilai 12 poin tersebut bertekad memberikan kado terbaik lewat kemenangan untuk timnya, bertepatan dengan HUT ke-98 Persis Solo, 8 November.
Persis pada seri pertama melawan Persijap bermain imbang 1-1 dan pada pertandingan terakhir seri kedua juga bermain imbang 1-1 melawan PSG Pati. Eky Taufik Febrianto dan kawan-kawan pun tidak mau mengulang hasil tersebut saat melawan Persijap esok hari.
Menurut Eko Purdjianto, Persis Solo sudah siap menghadapi Persijap Jepara. Semua pemain, termasuk Asep Budi Santoso yang mengalami cedera, sudah mulai membaik dan hanya tinggal menunggu latihan terakhir Senin sore nanti. Namun, Eko berharap semuanya bisa diturunkan melawan Persijap.
Persis Solo juga mendapat amunisi pemain baru untuk menambah kekuatan tim berjuluk "Larkar Sambernyawa" itu, yakni Irfan Bachdim, dan kembalinya Mohammad Kanu Helmiawan setelah bergabung dengan timnas.
Eko membenarkan jika Kanu sudah kembali dari timnas, dan pemain baru yang bergabung dengan Persis Irfan Bachdim, namun kondisi mereka akan dilihat pada latihan terakhir Senin sore.
Eko mengatakan pelatih dan pemain Persis Solo akan memberikan kado yang terbaik untuk timnya yang berulang tahun ke-98 Persis Solo.
"Kami akan berjuang, bekerja keras memberikan yang terindah bagi Persis Solo," ujar Eko.
Baca Juga: 3 Tugas Berat Menanti Xavi Hernandez di Barcelona, di Antaranya Benahi Mental Pemain!
Persis Solo pada pertandingan sebelumnya terlihat masih memiliki pekerjaan rumah soal penyelesaian akhir yang sering gagal membuahkan gol.
Menurut dia, timnya terus melakukan evaluasi terhadap setiap pertandingan, mengingat banyaknya peluang yang gagal dimanfaatkan menjadi gol. Namun, timnya secara teknik dan strategi terus berbenah, terutama soal kerja sama tim dan penyelesaian akhir yang semakin dimantapkan.
Gelandang Persis Solo Eky Taufik Febrianto mengatakan pemain sudah siap semua dan dalam kondisi fit melawan Persijap. Mereka bertekad memberikan penampilan terbaik untuk meraih tiga poin pada pertandingan Selasa (9/11) malam.
"Kami semua kecewa saat Persis ditahan imbang 1-1 melawan PSG Pati pada pertandingan terakhir. Hal ini menjadi pelajaran, dan kami tidak mau mengulangi kesalahan itu. Kami ingin meraih hasil maksimal melawan Persijap," tutur Eky.
Sementara itu, Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono Persijap berharap hasil pertandingan terakhir dengan kemenangan 2-0 atas Hizbul Wathan FC dapat meningkatkan motivasi para pemain saat melawan Persis nanti.
Jaya Hartono mengakui Persis Solo merupakan lawan yang cukup berat karena merupakan tuan rumah, dan dari segi materi pemain, Solo dinilai jauh lebih baik. Persis juga merupakan lawan terberat pada putaran kedua ini.
Berita Terkait
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Luka Dumancic Sebut Persis Solo Akan Mati-matian Bertahan di BRI Super League
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia