Suara.com - Cristiano Ronaldo kembali ke Manchester United di musim panas tahun ini. 12 tahun berkompetisi di Spanyol dan Italia, setelah meninggalkan klub, megabintang Portugal itu memutuskan kembali ke Old Trafford.
Akan tetapi reuni yang telah lama ditunggu-tunggu mungkin tidak akan berlangsung lama, seperti yang diharapkan sebagian besar penggemar Setan Merah.
Manchester United saat ini berada dalam krisis, dengan penampilan dan hasil buruk yang membuat mereka tersingkir dari papan atas Liga Premier, membuat Ronaldo khawatir.
Kegagalan untuk finis di empat besar Liga Premier, artinya kehilangan tiket untuk tampil di kompetisi kasta tertinggi Eropa Liga Champions musim depan, 2022/23.
Jika itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan Ronaldo akan mengambil langkah ektrem, meninggalkan Old Trafford.
Dilaporkan Express, Ronaldo bisa memaksa keluar di musim panas mendatang jika performa Manchester United mandek.
Penyerang Portugal itu memiliki hasrat yang tak terpuaskan untuk meraih trofi, baik secara individu maupun kolektif, dan tidak berminat untuk tetap berada di klub yang ekspektasi dan kemampuannya tidak berada pada level yang dia harapkan.
Ronaldo, dalam sebuah wawancara baru-baru ini, menjelaskan bahwa dia tidak kembali ke Liga Premier hanya untuk mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional.
“Saya mengatakan apa yang saya rasakan pada saat itu, bahwa saya di sini untuk memenangkan banyak hal,” kata Ronaldo kepada Sky Sports yang dilansir Marca, Selasa (9/11/2021).
Baca Juga: Raphael Varane Si Raja Final, 13 Kali Tampil di Partai Puncak Hanya Sekali Gagal Juara
"Manchester United adalah klub yang bisa memenangkan banyak trofi dan saya tidak di sini untuk liburan."
"Saya berkata kepada mereka bahwa saya melihat potensi besar di tim ini. Mereka memiliki pemain yang sangat muda, pemain dengan potensi, dan saya di sini untuk menang dan membantu tim membangun hal-hal baru."
Mengantongi 17 poin dari 11 pertandingan, Manchester United saat ini tertahan di posisi enam klasemen sementara Liga Premier. Setan Merah tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen sementara, Chelsea.
Berita Terkait
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Jadwal Perempat Final Liga Europa 2025/26, Inggris Punya Dua Wakil
-
Calvin Verdonk Cs Tersingkir, Berikut Hasil Lengkap Leg Kedua 16 Besar Liga Europa
-
8 Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Liga Conference, Berikut Jadwalnya
-
FIFA Resmi Berikan 3 Sanksi untuk Israel
-
Tatap FIFA Series di Indonesia, Bulgaria Rilis Jadwal Padat dan Terbang dengan Pesawat Carter
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan