Bola / bola-indonesia
Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong (kedua dari kanan) memberikan instruksi dalam latihan tim nasional Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/5/2021). Timnas Indonesia akan menjalani tiga laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seluruhnya berlangsung terpusat di Uni Emirat Arab (UEA) pada Juni 2021. ANTARA/HO-PSSI

Suara.com - Bukan hal baru bahwa timnas Indonesia dan klub-klub Tanah Air kerap bentrok kepentingan. Teranyar, Skuad Garuda harus puas hanya bisa memanggil maksimal dua pemain dari setiap klub untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2020.

Kondisi itu jelas tak ideal dan membuat segala persiapan timnas Indonesia kurang maksimal. Hal itu diamini oleh sang arsitek timnas Indonesia saat ini, Shin Tae-yong.

Juru taktik asal Korea Selatan itu telah memanggil sebanyak 26 pemain untuk menjalani TC di Jakarta dan Turki. Mereka juga akan memainkan laga uji coba kontra Afghanistan (16 November) dan Myanmar (25 November).

Komposisi pemain yang dipanggil Shin Tae-yong kemungkinan besar tak sama dengan apa yang sebenarnya dia inginkan karena adanya aturan pembatasan pemanggilan pemain yang dikomandoi PSSI. Dia mengakui hal itu merugikan.

Baca Juga: Live Streaming BRI Liga 1 Jadi Pengobat Rindu Bobotoh Penjual Siomay Stadion Manahan

"Jadi memang merugikan (pemanggilan maksimal dua pemain) ke tim nasional," kata Shin Tae-yong di lapangan B, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Pembatasan pemanggilan pemain ke timnas dilakukan PSSI setelah melakukan komunikasi dan musyawarah dengan klub-klub peserta BRI Liga 1 2021/2022.

Mayoritas klub keberatan jika banyak pemainnya dipanggil timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020 saat kompetisi masih berjalan.

Ya, BRI Liga 1 2021/2022 tetap berlangsung di saat Skuad Garuda nantinya berjuang di turnamen sepak bola negara-negara ASEAN tersebut.

Dalam hal ini, posisi klub cukup kuat untuk menolak pemanggilan pemainnya ke timnas Indonesia lantaran Piala AFF tidak masuk dalam agenda FIFA Matchday.

Baca Juga: Persib Vs Persija, Wander Luiz Bertekad Pertahankan Tren Kemenangan Maung Bandung

Shin Tae-yong coba mengerti kesulitan yang dihadapi timnas Indonesia terkait konflik kepentingan tersebut, tetapi menekankan bahwa PSSI juga harus membenahi sistem liga sepak bola nasional.

Komentar

terkini