Suara.com - Piala AFF 2020 akan segera bergulir dalam hitungan pekan. Kompetisi tahun ini pun diprediksi akan melahirkan beberapa kejutan. Salah satunya adalah Kamboja yang bisa saja menyulitkan Indonesia.
Indonesia sendiri tergabung di grup B Piala AFF 2020 bersama empat negara lainnya, yakni Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Laos.
Secara performa, Vietnam dan Malaysia diyakini akan menjadi batu ganjalan utama Indonesia untuk melangkah ke babak semifinal dan meraih gelar Piala AFF perdananya.
Namun, nyatanya tak hanya Vietnam dan Malaysia saja yang akan menjadi batu ganjalan. Diam-diam, Kamboja yang dulunya dianggap lemah, diprediksi akan menyulitkan langkah Indonesia di grup B.
Secara historis, Kamboja tak pernah dianggap sebagai salah satu kekuatan menakutkan oleh negara ASEAN lainnya. Bisa dikatakan, tim berjuluk Angkor Warriors hanyalah tim pelengkap.
Selain itu, secara ranking FIFA Kamboja juga ada di peringkat ke-170. Masih kalah dari Vietnam (98), Malaysia (155), dan Indonesia (165).
Akan tetapi, Kamboja perlahan berbenah dan siap membuktikan bisa menjadi kuda hitam di kepungan negara-negara besar lainnya di grup B.
Sejarah Sepak Bola Kamboja
Sepak terjang Kamboja di lapangan hijau dimulai setelah berakhirnya masa kolonial Prancis pada 1954. Sesaat setelah berakhirnya masa kolonial tersebut, Angkor Warriors memainkan laga sepak bola melawan Malaysia yang berkesudahan 2-9.
Baca Juga: Profil Timnas Vietnam, Rival Berat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
Namun pertandingan itu tak serta merta membuat sepak bola Kamboja berjalan. Butuh dua dekade lagi bagi Kamboja untuk menstabilisasikan sepak bola di negaranya.
Kisruh politik dan berpindahnya sistem negara dari kerajaan menjadi republik pun menjadi tonggak awal perjalanan Angkor Warriors di lapangan hijau.
Pada 1972, Kamboja pun memutuskan ikut turnamen pertamanya, yakni Kualifikasi Piala Asia. Di babak ini, Angkor Warriors lolos ke putaran final yang digelar di Thailand.
Di ajang Piala Asia 1972 pun, Kamboja sempat lolos dari grup B. Sayang di semifinal Angkor Warriors tumbang dari Iran yang keluar sebagai kampiun.
Sepak bola Kamboja pun sempat terhenti di medio 1980 an akibat perang panjang. Barulah di tahun 1993, Angkor Warriors kembali berpartisipasi di sepak bola internasional.
Tiger Cup atau cikal bakal Piala AFF yang pertama kali digelar tahun 1996 pun menjadi turnamen pertama Kamboja bersama tim barunya.
Berita Terkait
-
Media Asing: Timnas Indonesia Patut Minder dengan Trio Naturalisasi Vietnam
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Gabung Persija, Nadeo Argawinata Siap Buktikan Diri di Hadapan Jakmania
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur