Suara.com - Belum banyak materi latihan yang dilakukan skuad Timnas Indonesia U-18 sejak tiba di Turki untuk training camp (TC), Selasa (16/11/2021) waktu setempat. Salah satu menu latihan yang baru diberikan adalah mengenai passing atau operan.
Hal ini seperti disampaikan oleh pemain Timnas Indonesia U-18, Alfriyanto Nico Saputro. Penggawa Persija ini menyebut ia dan rekan-rekan diajarkan bagaimana melakukan passing dengan benar.
Meski kembali harus belajar operan yang di dalam sepak bola bisa dibilang merupakan teknik dasar, Alfriyanto Nico tak masalah. Dia justru merasa senang karena punya kesempatan mempertajam kemampuannya.
“Cukup memuaskan juga, latihan passing, intinya passing yang bener. Teknik kunci sepak bola kan pertama passing, di latihan hari ini difokuskan buat passing,” kata Nico dilansir dari laman resmi PSSI, Jumat (19/11/2021).
Nico bersyukur terpilih menjadi salah satu pemain untuk TC di Turki. Ia berharap kemampuannya bisa berguna untuk tim Merah Putih.
“Alhamdulillah bersyukur sekali karena sudah diberi kesempatan buat latihan di Turki. Harapan Nico, semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Nico.
Nico menjelaskan masih merasakan jetlag setelah melakukan penerbangan jauh dari Jakarta. Namun, ia yakin bersama para pemain lainnya dapat beradaptasi ke depannya.
“Kondisinya masih jetlag juga karena kemarin baru tiba di sini, tapi teman-teman juga bekerja keras memberikan yang terbaik,” ungkap Nico.
Nico yang berhasil meraih gelar pemain muda terbaik periode Oktober 2021 pada ajang BRI Liga 1 ini juga selalu mengingat pesan pelatih untuk terus konsisten dalam berlatih, memperbaiki bagaimana bermain sepak bola termasuk latihan passing.
Baca Juga: Persija Jakarta Sempat Incar 4 Pemain Timnas Indonesia, tapi Gagal
“Tetap konsisten dan perbaiki terus buat passing. Karena itu kunci dari bermain sepak bola,” pungkasnya.
Adapun Timnas U-18 disiapkan untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2023 yang berlangsung di Indonesia.
Berita Terkait
-
Digodok Habis-Habisan, Timnas U-18 Lahap Menu Latihan Berat di Turki
-
Berkaca Marc Klok, Naturalisasi Sandy Walsh hingga Jordi Amat Tak Bisa Instan
-
TC di Turki, Timnas Indonesia U-18 Benahi Passing
-
Menpora Dukung PSSI Naturalisasi 4 Pemain, Tapi Ada Syaratnya
-
Timnas Indonesia Pulangkan Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggott
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung