Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita mengungkap alasan mengapa uji coba penonton dilakukan lebih dulu di Liga 2 dan bukan Liga 1.
Akhmad Hadian menerangkan kebetulan babak delapan besar Liga 2 2021 akan diselenggarakan di Jakarta dan sekitarnya. Sehingga bisa dipantau langsung pelaksanaannya oleh pemerintah, dan memudahkan evaluasi.
Sementara BRI Liga 1 saat ini sedang melaksanakan Seri 3 di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Selain itu, kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air bakal libur setelah 14 Desember 2021 atau setelah pekan ke-17 selesai.
"Kenapa di Liga 2 tidak di Liga 1? kebetulan babak delapan besar Liga 2 rencananya akan kita selenggarakan di Jakarta dan sekitarnya. Paling tidak semua unsur terkait dari pemerintah bisa melihat langsung," kata Akhmad Hadian Lukita dalam jumpa pers virtual, Senin (6/12/2021).
"Nanti mungkin kehadiran dari bapak pemerintah bisa mengevaluasi hasil dari uji coba ini. Selanjutnya kalau sudah berhasil atau ada perbaikan, baru akan kita coba di BRI Liga 1," terangnya.
Uji coba kehadiran penonton rencananya akan dilakukan pada 15 Desember 2021. Dua stadion disiapkan yaitu Wibawa Mukti dan Pakansari.
Namun, PSSI dan PT LIB masih menunggu arahan dari pemerintah. Dalam waktu dekat kedua belah pihak akan menggelar rapat koordinasi bersama Kemenkes, Kemenpora, BNPB, dan Polri untuk membahas rencana itu.
"Jadi yang namanya uji coba nanti semua penonton akan kita data. Jadi ini menguji coba sistem dan bagaimana menghadapi kehadiran penonton di lapangan. Jadi untuk urusan eksternal dan internal kita akan uji coba semuanya," pungkasnya.
Jika berjalan sesuai rencana, uji coba untuk Liga 1 kemungkinan baru bisa dilakukan di Seri 4 yang dijadwalkan berlangsung di Bali.
Baca Juga: Bali United Imbang Lawan Arema FC, Begini Komentar Teco
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan