Suara.com - Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman atau kerap disapa Djanur mengakui persiapan anak asuhnya tidak ideal karena hanya memiliki waktu dua hari untuk melawan Persik Kediri pada pekan ke-16 Liga, Rabu (8/12/2021).
"Persiapan kami sama dengan tim-tim yang lain, jadi tidak bisa dijadikan alasan. Tapi jujur, tidak ideal karena cuma ada dua hari yang tersedia," ujar Djadjang Nurdjaman dikutip dari Instagram resmi Barito Putera, Selasa (7/12/2021).
Pelatih asal Majalengka itu mengatakan meski hanya memiliki waktu persiapan dua hari, timnya sudah menjalani official training pada hari ini dan seluruh elemen tim sadar dengan kondisi tim saat ini.
Djanur pun mengaku menginginkan agar Barito Putera dapat meraih tiga poin saat menghadapi Persik Kediri dan berusaha mengeluarkan segala kemampuannya untuk meraih kemenangan.
"Kami cuma sempat menggelar official training saja hari ini. Kami sadar, semua dari coaching staff sampai pemain dengan situsai dan kondisi tim saat ini," ujar Djanur.
"Artinya, kami butuh kemenangan dalam pertandingan besok melawan Persik Kediri. Kami akan mencoba untuk all out, bertanding dengan segala kemampuan untuk meraih kemenangan," sambungnya.
Senada dengan Djadjang Nurdjaman, gelandang Barito Putera Ambrizal Umanailo mengungkapkan seluruh pemain di dalam skuad Laskar Antasari sudah siap untuk melakoni laga melawan Persik Kediri.
Ia berharap Barito Putera dapat meraih kemenangan ketika menghadapi Persik kediri dan menilai semua pemain lawan sama. Diharapkan seluruh pemain Barito Putera pun kompak untuk meraih kemenangan.
"Insya Allah, bisa diberi kemenangan, dan untuk (yang diwaspadai) dari Persik Kediri, saya rasa semua pemain sama, yang penting kami kompak bisa meraih kemenangan pada pertandingan besok," ujar Ambrizal.
Barito Putera akan menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-16 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu pukul 18.00 WIB.
Baca Juga: Link Live Streaming PSS Sleman Vs Persipura Jayapura, Sedang Berlangsung
Saat ini, Barito Putera membutuhkan kemenangan agar bisa keluar dari zona degradasi setelah hanya mengumpulkan 12 poin dari 15 pertandingan dan menempatkan mereka di posisi ke-16 klasemen sementara Liga 1.
Berita Terkait
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun