Suara.com - Timnas Indonesia akan jumpa Laos di matchday kedua Grup B Piala AFF 2020. Salah satu pemain Laos, Phoutthasay Khochalern, menilai bahwa Skuad Garuda bukan yang terkuat di grup.
Phoutthasay Khochalern berujar demikian lantaran melihat laga laga persiapan Indonesia jelang Piala AFF. Ketika itu, skuad Garuda bersua Myanmar dan salah satu klub Turki.
"Semua tim di Grup B sangat kuat, terutama juara bertahan Vietnam yang punya pemain berkualitas. Mereka juga sudah saling memahami,” kata dia.
Hal senada juga diutarakan oleh Mitasada Saitafah. Kompatriot Phoutthasay di Timnas Laos ini mengatakan bahwa Indonesia bukan favorit juara.
Menurut Saitafah Vietnam justru jadi kandidat juara. Pasalnya, beberapa tahun belakang, skuat asuhan Park Hang-seo meraih hasil positif.
Beberapa dibantaranya final Piala Asia U-23, medali emas SEA Games, dan juara bertahan Piala AFF 2018.
"Kami berada di grup yang sulit dengan Vietnam sebagai kandidat kuat juara di Piala AFF. Kemudian ada Malaysia, Indonesia, dan Kamboja," kata Mitsada Saitaifah seperti dikutip situs resmi Federasi Sepak Bola Laos (LFF).
Mitsada Saitaifah juga menyebut Laos bakal memiliki perjalanan yang tak mudah di Piala AFF 2020. Tergabung di Grup B, Laos akan bersaing dengan Vietnam, Malaysia, Timnas Indonesia, dan Kamboja.
"Semua tim ini memiliki pemain bagus, akan tetapi kami akan berjuang sampai akhir. Kami akan datang ke turnamen sebagai tim yang penuh dengan gairah," tegas pemain berusia 34 tahun itu.
Baca Juga: Enggan Tanggapi Penampilan Ryuji Utomo di Timnas Indonesia, Alessio: Biar Dia Fokus
Kontributor: Kusuma Alan
Berita Terkait
-
Jelang Indonesia vs Laos, Elkan Baggott Dibuat Gerah, Tegaskan Ingin Tampil
-
Safawi Rasid, Mesin Gol Malaysia di Piala AFF 2020 yang Kabarnya Dipaksa Nikahi Pacar
-
Cetak Dua Gol dalam Satu Laga Piala AFF, Rachmat Irianto Samai Catatan Sang Ayah
-
3 Pemain Kamboja yang Curi Perhatian di Laga Lawan Timnas Indonesia
-
Evan Dimas Tampil Impresif di Timnas Indonesia, Paul Munster Angkat Topi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan