Suara.com - Sebagian suporter yang hadir ke Stadion Pakansari, Cibinong, mengaku kaget harus membayar Rp45 ribu. Pasalnya, mereka berpikir gratis masuk stadion karena bersifat undangan.
Rp45 ribu tersebut diperuntukan untuk biaya swab test antigen yang memang menjadi salah satu syarat wajib penonton. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui aturan itu.
Suporter Persis Solo, Marten Oi mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, undangan seharusnya dijamu dengan baik.
"Kenapa kok di sini bayar, sebelumnya tahu gratis, memang ada informasi dari manajemen sih kalau ada bayar Rp 45 ribu, saya jadi kaget," kata Marten saat ditemui di Stadion Pakansari, Rabu (15/12/2021).
"Yang saya harapkan seperti itu (gratis, karena ini undangan). PT LIB sponsor banyak, ngapain bayar," jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita membenarkan swab antigen di stadion bayar. Menurutnya, aturan tersebut sudah dikomunikasikan kepada klub untuk diberitahukan kepada undangan.
"Benar, mereka (Suporter) harus membayar 45 ribu. Bahkan seharusnya 75 ribu, saat ini untuk antigen penonton kita subsidi sebesar 30 ribu," ujar Akhmad Hadian Lukita kepada awak media.
"Soal biaya tersebut sudah dikomunikasikan ke klub-klub. Selama belum ada bantuan yang signifikan maka subsidi Rp30 ribu akan tetap jadi beban LIB," pungkasnya.
Seperti diketahui uji coba kehadiran penonton berlangsung dalam babak 8 besar Liga 2 2021 di Stadion Pakansari, Bogor dan Wibawa Mukti, Cikarang.
Baca Juga: Uji Coba Kehadiran Penonton di 8 Besar Liga 2: Tak Penuhi Syarat, Banyak yang Gagal Masuk
Stadion Pakansari menjadi tuan rumah Grup X yang dihuni Sriwijaya FC, Persiba Balikpapan, Persis Solo, dan Rans Cilegon FC.
Sementara Grup Y yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dihuni oleh PSMS Medan, Dewa United, PSIM Yogyakarta, dan Sulut United.
Beberapa syarat harus dipenuhi bagi penonton yang hadir ke stadion. Yaitu sudah vaksin dua kali, hasil negatif tes antigen, dan menunjukkan tiket undangan.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir