Suara.com - Pelatih kepala Sriwijaya FC, Nil Maizar menyebut para pemainnya sudah berjuang keras melawan Rans Cilegon FC pada laga terakhir Grup X babak 8 besar Liga 2 2021 meski tidak mendapatkan hasil yang maksimal.
Dengan hasil imbang ini, Sriwijaya FC hanya berada di peringkat tiga klasemen akhir Grup X dengan 4 poin dari tiga pertandingan.
Gagal finis di dua besar, Tim Laskar Wong Kito pun gagal melaju ke semifinal Liga 2 dan juga dipastikan gagal promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia musim depan.
"Para pemain sudah berjuang semaksimal mungkin. Saya apresiasi," kata Nil Maizar seperti dimuat Antara, Kamis (23/12/2201).
Pada laga yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (22/12/2021) malam, Rans Cilegon FC menahan imbang Sriwijaya FC tanpa gol.
"Saya selaku tim pelatih meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Selatan karena (Sriwijaya FC) tidak bisa masuk ke semifinal," tutur mantan pelatih Timnas Indonesia itu.
Sementara itu, bek Sriwijaya FC Valentino Telaubun mengaku kecewa timnya tidak bisa melaju ke semifinal.
Valentino pun menegaskan seluruh pemain sudah bekerja keras dan menjalankan permainan sesuai apa yang diinstruksikan pelatih, namun keberuntungan memang belum memihak Sriwijaya FC.
"Kami sudah menjalankan sesuai apa instruksi pelatih, tapi ya itulah sepakbola. Saya kecewa tidak bisa lolos semifinal," ucapnya.
Baca Juga: RANS Cilegon FC ke Semifinal Liga 2, Begini Komentar Rahmad Darmawan
Dari Grup X sendiri, dua tim yang lolos ke semifinal adalah Rans Cilegon FC dan Persis Solo.
Rans Cilegon FC memuncaki klasemen akhir dengan perolehan 7 poin, sementara Persis Solo berada di posisi kedua dengan 6 poin. Sedangkan Persiba Balikpapan jadi juru kunci Grup X.
Tag
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan