- Winger Benfica, Gianluca Prestianni, dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior saat laga play-off Liga Champions dini hari tadi.
- UEFA sedang menyelidiki tuduhan tersebut, yang jika terbukti dapat mengakibatkan sanksi skorsing hingga sepuluh pertandingan bagi Prestianni.
- Prestianni telah membantah keras tuduhan rasisme yang dilontarkannya kepada Vinicius Junior dalam konfirmasinya baru-baru ini.
Suara.com - Winger Benfica, Gianluca Prestianni dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga play-off Liga Champions dinihari tadi.
Vinicius mengklaim Prestianni melontarkan kata bernada rasis saat keduanya terlibat adu argumen di lapangan.
Kasus tersebut kini dalam penyelidikan UEFA dan berpotensi berujung sanksi berat jika terbukti.
Jika pelanggaran terkonfirmasi, Prestianni bisa menghadapi hukuman skorsing hingga 10 pertandingan.
Prestianni sejatinya dikenal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan Argentina dalam beberapa tahun terakhir.
Ia merupakan produk akademi Velez Sarsfield.
Pada 2022, di usia 16 tahun, ia mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang menjalani debut resmi bersama tim utama Velez.
Gaya bermainnya yang lincah, piawai dalam duel satu lawan satu, serta postur mungil membuatnya dijuluki La Pulga, julukan yang sama untuk Lionel Messi.
Awal 2024 menjadi titik balik kariernya. Benfica menebusnya dengan nilai transfer sekitar 9 juta euro. Di Lisbon, ia berkembang di bawah arahan pelatih berpengalaman, Jose Mourinho.
Baca Juga: Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
Performa konsistennya membawanya ke Timnas Argentina kelompok umur. Ia tampil di Piala Dunia U-20 2025 bersama tim asuhan Diego Placente.
Tak berhenti di situ, pelatih senior Argentina, Lionel Scaloni, memberinya kesempatan debut di tim nasional senior dalam laga persahabatan melawan Angola.
Prestianni sendiri telah buka suara terkait tudingan tindakan rasisme yang ia lakukan kepada Vinicius Jr.
Dalam klarifikasinya, Prestianni membantah keras telah melontarkan kata-kata bernada rasis.
“Saya ingin menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun saya mengarahkan hinaan rasial kepada Vini Jr, yang sayangnya salah memahami apa yang ia pikir dengar,” ujar Prestianni.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bersikap rasis kepada siapa pun sepanjang kariernya.
“Saya tidak pernah bersikap rasis kepada siapa pun dan saya menyesalkan ancaman yang saya terima dari para pemain Real Madrid,” tambahnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Jose Mourinho Sindir Vinicius yang Kena Serangan Rasial Hingga Sebut Madrid Dibantu Wasit
-
Gianluca Prestianni Sebut Vinicius Jr Monyet, Legenda Dunia Ngamuk: Jangan Jadi Pengecut!
-
Arbeloa Pasang Badan untuk Vinicius: Rasisme Tak Punya Tempat, Sindir Jose Mourinho
-
Insiden Benfica vs Real Madrid: Vinicius Kena Serangan Rasial, Jose Mourinho Diusir Wasit
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan