Tak disangka, di ajang tersebut Faris Ramli perlahan menemukan bentuk permainan terbaiknya. Pada musim 2015, pemain berusia 29 tahun itu mampu menorehkan catatan pribadi yang apik yakni mencetak 11 gol di berbagai ajang dan keluar sebagai juara Piala FA Malaysia.
Pada awal tahun 2016, LionsXII tak lagi bisa bermain di Liga Malaysia. Hal ini membuat Faris Ramli menjadi incaran beberapa tim besar dari Malaysia dan Singapura. Namun ia menambatkan hatinya ke Home United.
Namun kepindahan ini tak berbuah manis. Ia lebih banyak berkutat dengan cedera di musim pertamanya bersama Home United.
Cedera itu nyatanya tak membuat Home United putus asa dan kemudian memperpanjang kontraknya. Kepercayaan ini pun lantas membuahkan hasil di musim berikutnya.
Di musim 2017, Faris Ramli menunjukkan tajinya bersama Home United. Salah satunya di ajang Piala AFC di mana ia mampu membawa timnya lolos ke semifinal zona ASEAN dengan mencetak 4 gol dan 4 assist dalam satu laga saja.
Musim 2017 pun menjadi musim terbaiknya. Faris Ramli mampu mencetak 21 gol di berbagai ajang, di mana 11 gol di antaranya ia buat di Singapore Premier League yang membuatnya didapuk sebagai top skor bersama Shahril Ishak.
Pada awal tahun 2018, Faris Ramli kembali berpetualang dengan bergabung klub Liga Super Malaysia, PKNS di mana ia menutup musim itu sebagai top skor kedua untuk timnya dengan torehan 6 gol.
Setahun berselang, Faris Ramli bergabung tim promosi Liga Super Malaysia, Perlis Northern Lions. Namun perjalanan ini tak berlangsung baik karena klubnya mengalami masalah dan membuatnya memutuskan kontrak pada 2019.
Setelah pemutusan kontrak itu, Faris Ramli pulang ke Singapura dan bergabung Hougang United. Konsitensinya tetap berlanjut di mana ia menjadi pemain lokal terproduktif di Singapore Premier League.
Baca Juga: 4 Bomber Terbaik Piala AFF Versi Legenda Singapura, Salah Satunya Bambang Pamungkas
Pada 2020, Faris Ramli bergabung Terengganu. Namun kepindahan ini tak terbilang lancar karena dirinya hanya tampil sebanyak 6 kali saja. Alhasil, ia memilih pulang dan bergabung Lion City Sailors pada 2021 hingga saat ini.
Karier Faris Ramli di Timnas Singapura pun juga berjalan mulus. Ia melakukan debutnya pada 9 September 2014 kala bersua Hong Kong.
Sejak saat itu, Faris Ramli telah tampil di sebanyak 64 pertandingan bagi Singapura di berbagai ajang dengan torehan 10 gol.
[Penulis: Zulfikar Pamungkas]
Berita Terkait
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang