Suara.com - Pelatih Thailand, Alexandre Polking mengaku terkejut dengan kritikan pedas Shin Tae-yong soal penguasaan bola tim berjuluk Gajah Perang tersebut.
Sebelumnya Shin Tae-yong mengkritik penguasaan bola Thailand melalui media Korea. Juru taktik berusia 51 tahun itu menyebut penguasaan bola anak asuh Polking tidak terlalu baik.
Hal itu kemudian ditanyakan langsung kepada Polking saat konferensi pers jelang laga leg pertama final Piala AFF 2020. Mendengar hal itu, pelatih kelahiran Brasil ini mengaku kaget dengan pernyataan Shin Tae-yong.
"Oke itu mengejutkan saya. Saya rasa kami sudah bermain enam laga dan tidak ada masalah dengan penguasaan bola. Kami punya banyak pemain tengah yang bagus untuk bermian penguasan bola," ucap Alexandre Polking di konferensi pers pada Selasa (28/12/2021).
Meski begitu, ia mengaku paham apa yang dimaksud Shin Tae-yong mungkin adalah penguasaan bola ketika laga Thailand menghadapi Vietnam.
Polking mengakui bahwa dirinya memakai pendekatan berbeda melihat lawannya adalah tim kuat sekaliber Vietnam. Maka dari itu, berubahnya taktik itu dengan tujuan untuk memenangkan pertandingan.
"Tapi saya rasa, saya paham apa yang dimaksudnya (Shin Tae-yong). Laga melawan Vietnam memang situasi berbeda. Ada pendekatan yang lain, kami hanya mau memenangkan pertandingan.
Sementara itu, dari data yang ada Thailand memang unggul dari penguasaan bola dalam fase grup Piala AFF 2020.
Bahkan ketika menghadapi Vietnam, sejatinya tim Gajah Perang masih unggul di possession. Namun, angkanya tidak jauh seperti empat laga seperti di fase grup.
Baca Juga: Persis Solo Promosi ke Liga 1, Eko Purdjianto: Alhamdulillah, Setelah 14 Tahun
Melihat hal itu, besar kemungkinan Thailand juga akan mendominasi penguasaan bola melawan timnas Indonesia.
Di sisi lain, skuad Garuda punya pertahanan kokoh. Selain itu, anak asuh Shin Tae-yong ini punya serangan balik cepat, hingga menjadi tim tersubur dengan catatan gol di Piala AFF 2020 ini.
Berita Terkait
-
3 Bintang Timnas Indonesia Masuk Nominasi Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020
-
Final Piala AFF 2020, Shin Tae-yong: Indonesia Harus Masuk Lapangan dengan Mental Kuat
-
Shin Tae-yong Soroti Fisik Pemain Timnas Indonesia Jelang Final Piala AFF 2020
-
Shin Tae-yong Soroti Fisik Timnas Indonesia Jelang Final Piala AFF
-
Sebelum Jadi Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking Pernah Puji Dua Pemain Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat