PSIM Yogyakarta mengakhiri Liga 2 2021 dengan menempati peringkat keempat setelah dikalahkan Martapura Dewa United, Kamis (30/12/2021).
Sialnya PSIM kalah dengan skor tipis 0-1, namun hasil itu gagal membawa Laskar Mataram naik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Padahal PSIM mengarungi kompetisi tahun ini dengan sangat atraktif, bahkan sempat memberi kekalahan pada skuat mewah Persis Solo dengan skor 1-0.
Bukan tak mungkin namanya menjadi kandidat pelatih baru Persis Solo andai Eko Purdjianto meninggalkan jabatannya saat ini.
Jacksen F Tiago
Namanya sudah tak asing bagi dunia sepak bola Indonesia, Jacksen F Tiago mengawali karier di Nusantara sebagai seorang pemain hingga kini seorang manajer Persis Solo.
Sempat dikira menggantikan posisi Eko Purdjianto, kedatangan Jacksen F Tiago ke Persis memang membawa angin segar untuk ruang ganti pemain.
Terbukti kombinasi apik Jacksen dan Eko memberi gelar juara Liga 2 2020 untuk Persis Solo, sangat mungkin pria asal Brasil menjabat pelatih Laskar Sambernyawa.
Tangan dingin Jacksen bisa jadi mampu membawa Persis kembali merengkuh gelar juara di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1 2022.
Baca Juga: Rifal Lastori, Winger Spesialis Promosi Liga 1
Belum lagi amunisi mumpuni yang bisa didatangkan manajemen Persis, dengan statusnya sebagai manajer tim saat ini Jacksen bisa membangun tim kuat impian masyarakat Solo.
Roberto Carlos
Memiliki manajemen tim yang baik dan finansial kuat, memungkinan Persis Solo merekrut pelatih asing berpengalaman dan memiliki nama tenar di dunia sepak bola.
Salah satunya Roberto Carlos, eks pemain Real Madrid dan timnas Brasil yang saat ini sudah memiliki lisensi kepelatihan Pro UEFA.
Indonesia sebagai salah satu negara dengan penikmat sepak bola besar tentu bisa menjadi alasan Carlos menangani Persis.
Kali terakhir Carlos bekerja di manajemen klub adalah sebagai bagian pemasaran di timnas Maroko yang berakhir di Juni 2018.
Setelah sebelumnya Carlos bekerja sebagai asisten manajer Guus Hidding dan Zelko Petrovic, kariernya sebagai manajer dan pelatih juga tak buruk.
Carlos pernah menjadi manajer Anzhi Makcachkala medio 2012-2013, kemudian Sivaspor pada 2013-1024 hingga kali terakhir untuk Delhi Dynamos.
Saat membela klub India, Carlos berperan ganda sebagai pemain dan pelatih meski hanya bertahan selama 6 bulan di tahun 2015.
[Penulis: Eko Isdiyanto]
Berita Terkait
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia