Suara.com - Ruang ganti pemain Persebaya Surabaya saat melawan Bali United di Stadion I Gusti Ngurah Rai menjadi sorotan. Sebab terlihat locker room tersebut sempit dan cuma memakai kipas angin untuk pendingin.
Ruang ganti pemain Persebaya itu diketahui dari unggahan di Twitter resmi milik klub pada Rabu (5/1/2022).
Terlihat para pemain tim berjuluk Bajol ijo tersebut tampak seperti lorong. Bukan hanya itu cuma ada kipas angin sebagai pendingin ruangan.
"Selamat datang di locker room kami. Ruang ganti boleh sederhana, tapi semangat Arek-arek Surabaya tetap membara!" cuit akun Persebaya.
Unggahan video tersebut kemudian menjadi sorotan para netizen. Bahkan sang pelatih Aji Santoso mengungkapkan bahwa ruangan pemain Persebaya tersebut kurang untuk level Liga 1.
"Ya jujur ini kurang lah untuk level Liga 1. Ruangannya sempit, panas, hanya ada kipas angin. Harusnya seperti ini bisa diantisipasi," ucap Aji Santoso dikutip dari situs resmi Persebaya pada Kamis (6/1/2022).
Aji Santoso menurutkan seharusnya Liga 1 tidak menurunkan standarnya. Apalagi harus memaksakan sebuah tempat yang belum siap menggelar pertandingan. Ia juga menyentil insiden yang menimpa tim Persikabo yang harus latihan dalam kondisi gelap.
"Saya dengar kemarin Persikabo juga mengalami lampu mati waktu official training. Harusnya kan itu tidak perlu terjadi. Kalau visi kita membangun sepak bola, harusnya yang begini juga diperhatikan," imbuhnya.
Sementara itu, Persebaya berhasil meraih kemenangan atas Bali United dengan skor menjanjikan 3-1. Tiga gol Bajol Ijo mampu dicetak Samsul Arif, Bruno, dan Merselino Ferdinan, sedangkan tim Serdadu Tridatu hanya mampu membalasnya lewat Eber Bessa.
Baca Juga: Profil Brunei Darussalam, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday yang Lama "Menghilang"
Berkat kemenangan ini, Persebaya sukses mempertahankan posisi di empat besar klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 33 poin. Sementara Bali United masih tertahan di ururtan ke-5 dengan raihan 29 poin.
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Marselino Ferdinan, dari Rekor Liga 1 hingga Asa Piala Dunia U-20 2023
-
Prediksi PSIS Semarang vs Persija Jakarta di BRI Liga 1
-
Bali United Dilibas Persebaya, Yogi Nugraha : Saya Tak Bisa Bicara Banyak, Kita Kalah
-
Arema FC Ditahan Imbang Persikabo, Eduardo Almeida: Hasil yang Layak
-
Tatap Paruh Kedua Musim, Madura United Fokus Benahi Finishing
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pernah Dibobol Ragnar Oratmangoen, Kiper Arab Saudi Sabet Rekor Saves Terbanyak di Piala Dunia 2026
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih