Suara.com - Bek Atletico Madrid Renan Lodi tidak dipanggil untuk memperkuat tim nasional Brazil menjelang lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 karena statusnya yang belum melengkapi vaksinasi COVID-19, demikian disampaikan pelatih kepala Tite.
"Renan Lodi tak masuk dalam kemungkinan dipanggil karena status vaksinasinya. Ia kehilangan kesempatan untuk bersaing memperebutkan tempat di timnas," kata Tite seperti dikutip Antara dari Reuters, Kamis (13/1/2022).
Koordinator timnas Brazil Juninho Paulista mengungkapkan bahwa Lodi baru mendapatkan dosis pertama vaksinnya pada 10 Januari lalu, sehingga tidak akan diizinkan memasuki Ekuador yang akan jadi lawan Brazil pada 27 Januari nanti.
Ekuador memberlakukan aturan bahwa pendatang yang ingin memasuki negara mereka wajib sudah menerima vaksinasi penuh.
Tite, yang memutuskan memanggil kembali Dani Alves dan Philippe Coutinho, menyatakan bahwa dia tidak mendukung pemain yang menolak vaksinasi di tengah pandemi.
"Saya percaya bahwa vaksinasi adalah tanggung jawab sosial, baik bagi saya pribadi maupun orang-orang yang ada di sekitar saya," katanya.
Renan Lodi saat ini tengah berada di Arab Saudi, bersiap tampil di semifinal Piala Super Spanyol bersama Atletico Madrid melawan Athletic Bilbao.
Brazil sudah lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar dan saat ini nyaman memuncaki klasemen fase kualifikasi zona Amerika Latin, dengan sisa lima pertandingan.
Selain Lodi, Neymar juga tidak dipanggil karena masih berkutat dengan cedera pergelangan kaki, sementara itu Alves yang baru kembali merumput untuk Barca pekan lalu, dipanggil lagi untuk kali pertama sejak meninggalkan Sao Paulo pada September tahun lalu.
Baca Juga: Viral Tendangan Kungfu Pemain Atletico Madrid ke Muka Lawan, Berbuah Kartu Merah
Berita Terkait
-
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Ini 5 Pemain Brasil yang Putuskan Mualaf
-
Roberto Carlos Dikabarkan Resmi Masuk Islam, Tokoh Muslim Brasil Bantu Ucap Syahadat
-
Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia
-
Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut