Suara.com - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, mendapatkan hukuman aneh dari wasit. Pemain berpaspor Jerman itu tidak membuat kontak fisik, tapi malah kena hukuman kartu kuning.
Momen pelanggaran hantu ini terjadi pada pertandingan Copa del Rey antara Elche vs Real Madrid, Jumat (21/1/2022) dini hari WIB, tepatnya pada menit ke-78.
Saat itu, pertandingan masih imbang dengan skor 0-0. Elche berusaha melakukan serangan balik usai dapat serangan balik dari Real Madrid.
Namun upaya pemain Elche gagal karena terjatuh, Toni Kroos yang berada di dekatnya dianggap wasit melakukan pelanggaran. Ia pun mendapatkan kartu kuning.
Namun dari tayangan yang diunggah oleh akun Twitter @ESPNFC, ternyata Kroos tidak menyentuh pemain Elche sama sekali yang jatuh dengan sendirinya karena menggiring bola. Pemain berusia 32 tahun itu tampak tak terima mendapatkan kartu kuning wasit.
Sebab jelas bahwa ia tidak melakukan pelanggaran sama sekali. Di sisi lain, wasit salah membuat keputusan karena menilai Kroos menjatuhkan lawan.
Meski begitu, beruntung Real Madrid berhasil mengalahkan Elche lewat babak tambahan waktu. Pertandingan pun berjalan keras karena dua kartu merah dikeluarkan dari saku wasit untuk Marcelo dan Pere Milla.
Elche sendiri juga sempat unggul 1-0 ketika babak tambahan waktu. Gonzali Verdu mencetak gol ketika laga memasuki menit ke-103.
Real Madrid kemudian mampu bangkit dengan menyarangkan dua gol, masing-masing melalui Isco dan mengunci kemenanangan via Eden Hazard.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Wanita Indonesia vs Australia, Piala Asia 2022
Atas hasil tersebut, Real Madrid mengunci tiket ke babak perempatfinal Copa del Rey. Di sisi lain, dua tim elit Spanyol, Atletico Madrid dan Barcelona harus tersingkir.
Berita Terkait
-
Ancelotti Ikut Senang Eden Hazard Cetak Gol dalam Comeback Dramatis Real Madrid
-
Hasil Bola Tadi Malam: Liverpool Bungkam Arsenal, Barcelona Tersingkir dari Copa del Rey
-
Copa del Rey: Sepuluh Pemain Real Madrid Menang Kontroversial atas Elche
-
Banding Ditolak, Robinho Segera Dipenjara 9 Tahun atas Kasus Pemerkosaan
-
Legenda Real Madrid Francisco Gento Tutup Usia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar