Suara.com - Timnas Uruguay berhasil meraup poin penuh saat menjamu Venezuela dalam matchday ke-16 Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan (Conmebol) pada Rabu (2/2/2022) pagi WIB.
Duel Uruguay vs Venezuela di Estadio Centenario, Montevideo, berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Le Celeste --julukan timnas Uruguay.
Uruguay mencetak gol cepat saat pertandingan baru berjalan satu menit lewat Rodrigo Bentancur untuk kemudian unggul 2-0 setelah Giorgian De Arrascaeta mencetak gol pada menit ke-23.
Giorgian De Arrascaeta mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari bek Manchester United yang tengah dipinjamkan ke Alaves, Facundo Pellistri.
Pada menit ke-39, Uruguay hampir saja unggul 3-0 lewat aksi Luis Suarez. Namun, temabaknya dari jarak dekat masih mampu ditangkap kiper Wuilker Farinez.
Jelang berakhirnya babak pertama, Uruguay benar-benar unggul 3-0 lewat gol Edinson Cavani. Striker 34 tahun itu menunjukan determinasi tinggi dengan menggiring bola ke kotak penalti untuk kemudian melepaskan tendangan gunting yang menaklukan Farinez.
Memasuki babak kedua, Uruguay masih tampil dominan. Terbukti pada menit ke-53, mereka mampu menambah keunggulan menjadi 4-0 lewat Luiz Suarez.
Suarez mencetak gol setelah melepaskan tembakan penalti ke sudut kiri bawah gawang. Bola berhasil lewati Wuilker Farinez yang melompat untuk menghentikan bola.
Tertinggal empat gol tak membuat Venezuela kehilangan semangat. Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1 lewat gol Josef Martinez pada menit ke-65.
Baca Juga: Ditendang Kiper Ekuador, Striker Brasil Perlihatkan Luka Ngeri di Lehernya
Skor 4-1 untuk kemenangan Uruguay pada akhirnya bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini membuat Uruguay berhasil merangkak naik ke peringkat empat klasemen dengan koleksi 22 poin dari 16 pertandingan.
Sementara bagi Venezuela, kekalahan ini membuat mereka kian terbenam di dasar klasemen alias peringkat ke-10. Dari 16 laga yang dimainkan, Venezuela baru mengumpulkan 10 poin.
Tag
Berita Terkait
-
Kualifikasi Piala Dunia 2022: Takumi Minamino Cetak Gol, Jepang Tekuk Arab Saudi 2-0
-
Tekuk Suriah, Korea Selatan Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2022
-
Kisah Tan Mo Heng, Kiper Keturunan Tionghoa yang Bela Indonesia di Piala Dunia 1938
-
Piala Dunia Antarklub: Chelsea Sambangi UEA dengan Target Juara
-
Kualifikasi Piala Dunia: Amerika dan Meksiko Kompak Menang di Concacaf
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati