Bola / Bola Indonesia
Rabu, 02 Februari 2022 | 14:29 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Jafri Sastra. (dok. Media Persija)

Suara.com - Persela Lamongan menyerah dari Arema FC dengan skor 0-1 dalam laga Derby Jawa Timur pada pekan ke-22 BRI Liga 1 di Bali, Selasa (1/2/2/22) malam WIB.

Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar tersebut sebenarnya berjalan cukup menarik.

Persela yang merupakan tim penghuni zona degradasi ternyata tampil begitu agresif dan mampu mengimbangi sang pemuncak klasemen sementara Liga 1 2021/2022, Arema FC. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua juga masih berlangsung dengan tempo yang relatif tinggi. Persela dan Arema FC yang sama-sama mengincar poin penuh, silih berganti melancarkan serangan. Namun hingga menit ke-80, skor masih 0-0.

Seperti yang terjadi di beberapa pertandingan sebelumnya, petaka bagi Persela lagi-lagi datang di penghujung pertandingan.

Tendangan yang dilepaskan winger Arema FC, Ridwan Tawainella dari sudut sempit berhasil membobol gawang Persela yang dikawal kiper Dwi Kuswanto pada menit ke-90.

Skor 1-0 untuk kemenangan Arema FC bertahan hingga laga berakhir.

Kekalahan teranyar ini pun sangat disesalkan oleh pelatih kepala Persela, Jafri Sastra.

Pasalnya, Persela tampil cukup bagus sepanjang pertandingan. Namun kelengahan di menit akhir ternyata masih menjadi momok tersendiri bagi Persela.

Baca Juga: Link Live Streaming Persita Tangerang vs Borneo FC, Laga Pekan ke-22 BRI Liga 1

"Kami berusaha, kami sudah punya strategi khusus untuk bisa meraih poin. Kami sebetulnya punya keyakinan, tapi lagi-lagi kami kehilangan fokus, buat salah sendiri di menit-menit akhir," sesal Jafri Sastra seperti dilansir TIMES Indonesia --jaringan Suara.com.

Berulangkali Persela kebobolan di menit akhir membuat pelatih berusia 56 tahun tersebut harus memutar otak untuk mencari solusi yang tepat, agar hal serupa tidak terulang di pertandingan berikutnya.

"Sebetulnya di latihan juga sudah kami benahi, tapi itulah sepakbola, dramanya sepertinya memang sepeti itu. Tapi yang kami sesalkan karena ini terulang-ulang," keluh Jafri.

Kekalahan dari Arema FC membuat Persela masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara, dengan raihan 17 poin.

Sedangkan bagi Arema FC, tambahan tiga angka membuat mereka kembali memuncaki klasemen, setelah sempat tergusur oleh Bhayangkara FC.

Load More