Suara.com - Persela Lamongan menyerah dari Arema FC dengan skor 0-1 dalam laga Derby Jawa Timur pada pekan ke-22 BRI Liga 1 di Bali, Selasa (1/2/2/22) malam WIB.
Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar tersebut sebenarnya berjalan cukup menarik.
Persela yang merupakan tim penghuni zona degradasi ternyata tampil begitu agresif dan mampu mengimbangi sang pemuncak klasemen sementara Liga 1 2021/2022, Arema FC. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
Babak kedua juga masih berlangsung dengan tempo yang relatif tinggi. Persela dan Arema FC yang sama-sama mengincar poin penuh, silih berganti melancarkan serangan. Namun hingga menit ke-80, skor masih 0-0.
Seperti yang terjadi di beberapa pertandingan sebelumnya, petaka bagi Persela lagi-lagi datang di penghujung pertandingan.
Tendangan yang dilepaskan winger Arema FC, Ridwan Tawainella dari sudut sempit berhasil membobol gawang Persela yang dikawal kiper Dwi Kuswanto pada menit ke-90.
Skor 1-0 untuk kemenangan Arema FC bertahan hingga laga berakhir.
Kekalahan teranyar ini pun sangat disesalkan oleh pelatih kepala Persela, Jafri Sastra.
Pasalnya, Persela tampil cukup bagus sepanjang pertandingan. Namun kelengahan di menit akhir ternyata masih menjadi momok tersendiri bagi Persela.
Baca Juga: Link Live Streaming Persita Tangerang vs Borneo FC, Laga Pekan ke-22 BRI Liga 1
"Kami berusaha, kami sudah punya strategi khusus untuk bisa meraih poin. Kami sebetulnya punya keyakinan, tapi lagi-lagi kami kehilangan fokus, buat salah sendiri di menit-menit akhir," sesal Jafri Sastra seperti dilansir TIMES Indonesia --jaringan Suara.com.
Berulangkali Persela kebobolan di menit akhir membuat pelatih berusia 56 tahun tersebut harus memutar otak untuk mencari solusi yang tepat, agar hal serupa tidak terulang di pertandingan berikutnya.
"Sebetulnya di latihan juga sudah kami benahi, tapi itulah sepakbola, dramanya sepertinya memang sepeti itu. Tapi yang kami sesalkan karena ini terulang-ulang," keluh Jafri.
Kekalahan dari Arema FC membuat Persela masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara, dengan raihan 17 poin.
Sedangkan bagi Arema FC, tambahan tiga angka membuat mereka kembali memuncaki klasemen, setelah sempat tergusur oleh Bhayangkara FC.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League