Suara.com - West Ham United menghentikan petualangan klub non liga Kidderminster Harriers dengan skor 2-1 berkat gol menit-menit terakhir waktu normal dan perpanjangan waktu pada laga babak keempat Piala FA, Sabtu malam ini.
Bek Alex Penny membawa Kidderminster dari divisi keenam sepak bola Inggris, unggul pada menit ke-19 di depan penonton yang memadati Stadion Aggborough yang berkapasitas 6.000 orang.
Pemain pengganti Declan Rice menyelamatkan West Ham dari kekalahan pertama dari klub non-liga dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-91 setelah menghujamkan bola ke atap gawang ketika lini pertahanan Kidderminster yang dengan gagah berani mementahkan serangan tim David Moyes akhirnya jebol juga.
Saat pertandingan seperti bakal diputuskan melalui adu penalti, Jarrod Bowen menciptakan gol penentu kemenangan West Ham pada menit ke-120 yang mengantarkan timnya maju ke babak kelima.
West Ham yang menduduki urutan kelima dalam klasemen Liga Premier dan berusaha lolos Liga Champions, menurunkan tim lapis kedua.
Penjaga gawang Alphonse Areola membuat kesalahan yang membuat Penny menciptakan gol untuk tuan rumah.
Kidderminster membuat sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan. Moyes lalu memasukkan sejumlah pemain inti seperti Rice dan duo gelandang Pablo Fornals dan Tomas Soucek pada babak kedua.
Penggantian awalnya tak bisa meredam Kidderminster sampai akhirnya Rice membuat penyelesaian tak terampunkan yang membungkam penonton tuan rumah.
Kidderminster, yang mengalahkan klub Liga Championship Reading pada babak ketiga bergeming menghadapi tekanan West Ham yang tak henti menyerang.
Baca Juga: Tanpa Ampun, Manchester City Bantai Fulham 4-1 di Etihad Stadium
Mereka akhirnya kalah setelah umpan silang Andriy Yarmolenko mencapai pemain pengganti Aaron Cresswell yang dia teruskan kepada Bowen untuk tak ayal dilesakkan ke gawang yang kosong guna menjadi gol kelimanya dalam lima penampilan terakhirnya demikian Reuters. [Antara]
Berita Terkait
-
West Ham Degradasi, Jarrod Bowen Isyaratkan Bertahan di Tengah Godaan Klub Raksasa Inggris
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Respons Manchester City Soal Isu Pep Guardiola Siap Putus Kontrak di Akhir Musim
-
Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo
-
Eks Man United Tuding Enzo Fernandez Biang Kerok Kegagalan Chelsea di Final Piala FA
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil