Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong menyebut bahwa para pemainnya belum lengkap satu minggu sebelum laga perdana mereka di Piala AFF U-23 2022, Kamboja.
"Sebagian tim baru bergabung dari Liga 1 dan belum lengkap," ujar Shin, dikutip dari kanal Youtube PSSI TV di Jakarta, seperti dimuat Antara, Selasa.
Oleh karena itu, juru taktik asal Korea Selatan tersebut masih memberikan latihan "conditioning" dan pemulihan kepada anak-anak asuhnya.
Shin pun mengaku belum mengetahui kondisi semua pemainnya karena alasan serupa.
Beberapa pemain timnas U-23 memang dipanggil kembali ke klub masing-masing untuk menggantikan beberapa pemain yang terpaksa absen karena positif COVID-19.
Persija, misalnya, "meminjam" Taufik Hidayat dan Syahrian Abimanyu. Kemudian, di Madura United ada Ronaldo Kwateh.
Shin Tae-yong sendiri memasukkan nama 29 pemain ke dalam daftar skuad timnas U-23 yang menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan Piala AFF U-23 di Bali. TC itu dimulai pada 3 Februari 2022.
Nantinya, sesuai regulasi, hanya ada maksimal 28 pemain yang berhak berlaga di Piala AFF U-23 2022.
Timnas U-23 Indonesia dijadwalkan terbang ke Phnom Penh, Kamboja, pada 10 Februari 2022.
Baca Juga: 4 Pemain Laos yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2022
Piala AFF U-23 2022 akan berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, pada 14-26 Februari 2022.
Pada turnamen itu, Indonesia berada di Grup B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos.
Skuad "Garuda Muda" akan melakoni pertandingan pertama pada 15 Februari melawan Laos. Selanjutnya, tiga hari kemudian, Indonesia bersua Myanmar dan menghadapi Malaysia pada 21 Februari 2022.
Indonesia berstatus juara bertahan Piala AFF U-23 setelah memenanginya pada tahun 2019. Namun, kala itu turnamen tersebut mempertandingkan pemain berumur maksimal 22 tahun atau U-22.
Berita Terkait
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Respons Shin Tae-yong Lihat Pemain Naturalisasi Asuhannya Berbondong-bondong ke Super League
-
Shin Tae-yong Komentari John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Ricky Pratama Pernah Konflik dengan STY Sebelum Dugaan Penganiayaan
-
Shin Tae-yong akan Kembali ke Indonesia, Jeje: Detailnya Nanti
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!