Suara.com - Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persiraja Banda Aceh menjadi modal berharga saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-27 Liga 1 yang dijadwalkan berlangsung Rabu, 23 Februari 2022.
"Hasil yang sangat kami syukuri karena berhasil meraih tiga poin. Ini modal untuk pertandingan selanjutnya melawan Arema," ujar Pelatih Persebaya Aji Santoso dalam konferensi pers yang diikuti secara virtual dari Surabaya, Sabtu (20/2/2022) malam.
Pada pertandingan Persiraja melawan Persebaya di Stadion Kompyang Sujana Bali, skor akhir 1-0 untuk tim "Bajol Ijo" melalui gol yang dilesakkan Bruno Moreira menit ke-65 dari titik penalti.
Menurut Aji, derby Jatim melawan Arema FC pada pertandingan mendatang menjadi titik balik timnya untuk kembali ke jalur juara dan memperpendek selisih angka.
Hingga pekan ke-26, Persebaya masih bertahan berada di peringkat kelima dengan raihan 48 poin atau tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Arema FC yang mengoleksi 55 poin.
Sedangkan, di peringkat kedua ada Bali United dengan capaian 51 poin, kemudian Persib Bandung 50 poin dan disusul Bhayangkara FC juga 50 poin.
Ketiga tim tersebut sama-sama masih menyisakan satu pertandingan sehingga perebutan posisi di papan atas masih sangat panas.
Pada pertandingan melawan Persiraja, Persebaya tampil dominan, namun solidnya lini pertahanan lawan yang dikawal Leonardo Lelis ditambah penampilan gemilang kiper Aji Bayu Putra membuat timnya hanya kebobolan satu gol.
"Kami bersyukur kembali ke jalur kemenangan. Saya paham pertandingan kali ini masih akibat dampak lawan Persija pekan lalu. Tapi kemenangan ini jadi modal untuk bangkit," ujar Aji seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Liverpool Habisi Norwich City 3-1 di Anfield
Selama 90 menit, Persebaya tercatat menguasai 64 persen, sedangkan sisanya 36 persen dimiliki Persiraja.
Persebaya juga mencatatkan enam peluang, empat di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan empat peluang tim lawan tak ada satu pun yang mengarah ke gawang Ernando Ari.
Sementara itu, pemain Persebaya Marselino Ferdinan juga bersyukur mampu meraih tiga poin menghadapi pertandingan yang disebutnya tidak mudah.
"Kemenangan ini semoga berdampak ke pertandingan selanjutnya dan sangat penting karena akan melawan Arema," tutur pemain muda yang juga pemain Timnas Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Riyan Ardiansyah Jadi Pemain ke-9 yang Dipinjamkan Malut United
-
3 Klub Super League yang Cocok untuk Adrian Wibowo, Salah Satunya Persebaya
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan